Menko PMK: Kami Bersiap, Potensi Hujan Sangat Lebat Akhir Tahun di Aceh-Papua

3 Desember 2025 14:41 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko PMK: Kami Bersiap, Potensi Hujan Sangat Lebat Akhir Tahun di Aceh-Papua
Pratikno mengatakan BMKG sudah memnberi peringatan potensi hujan sangat lebat akhir tahun ini. Pemerintah diminta siapkan dini.
kumparanNEWS
Foto udara dampak kerusakan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Suhendra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara dampak kerusakan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Suhendra/ANTARA FOTO
Pemerintah bersiaga dan mewaspadai potensi hujan dengan intensitas tinggi yang bakal melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan, Jawa, dan Maluku hingga akhir tahun 2025.
BMKG meminta warga Jawa, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Selatan hingga Papua Selatan untuk waspada selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Berdasarkan prakiraan, diprediksi curah hujan di daerah-daerah di atas akan tinggi berkisar 300-500 per bulannya.
"Pemerintah terus waspada dan siap siaga, BMKG telah menyampaikan ada potensi hujan lebat bahkan sangat lebat sampai akhir tahun ini termasuk di wilayah Aceh, Sumut, Kalimantan, Jawa, Maluku, dan Papua," kata Menko PMK, Pratikno, di Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (3/12).
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Kota Sibolga, Selasa (2/12/2025). Foto: Polres Sibolga
Meski tak dijelaskan secara rinci, Pratikno menyebut pemerintah sudah melakukan persiapan untuk rapat mengurangi dampak signifikan akibat hujan lebat yang terjadi di wilayah tersebut.
"Ini kami sudah mewaspadai dan mempersiapkan sedini mungkin untuk mengurangi risiko semaksimal mungkin," ucap dia.
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno dalam keterangan pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera, Rabu (3/12/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Dalam konferensi pers ini, selain Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima Jenderal Agus Subiyanto, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono juga hadir.
Berdasarkan data BNPB per Rabu (3/12) pagi, korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi sebanyak 753 orang. Selain itu terdapat 650 orang masih belum ditemukan dan 2,6 ribu orang terluka.
Batang pohon terdampar di pantai setelah banjir bandang dan tanah longsor yang mematikan di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
Trending Now