Menko Polkam: Wisatawan di Bali dan Yogyakarta Meningkat saat Tahun Baru 2026

1 Januari 2026 4:28 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polkam: Wisatawan di Bali dan Yogyakarta Meningkat saat Tahun Baru 2026
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut sejumlah daerah tujuan wisata mengalami peningkatan kunjungan jelang pergantian tahun.
kumparanNEWS
Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto usai melakukan pantauan perayaan tahun baru di sejumlah daerah di Indonesia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12) Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto usai melakukan pantauan perayaan tahun baru di sejumlah daerah di Indonesia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12) Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyebut sejumlah daerah tujuan wisata mengalami peningkatan kunjungan jelang pergantian tahun. Dua wilayah yang mencatat kenaikan signifikan adalah Bali dan Yogyakarta.
Hal tersebut disampaikan Djamari usai mengikuti video conference dengan sejumlah daerah menjelang malam tahun baru di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12).
β€œBahkan di Bali ada peningkatan wisatawan yang datang di sana. Begitu juga di Jogja agak sedikit, sangat meningkat di Jogja,” kata Djamari.
Ia menjelaskan, khusus di Bali, jumlah wisatawan tercatat meningkat sekitar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan itu, menurut Djamari, menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban yang terjaga dengan baik di tengah libur akhir tahun.
β€œIni menunjukkan bahwa kita semua, masyarakat dan para petugas di lapangan menjaga suasana untuk bisa dinikmati oleh semua warga. Dan persiapan itu sudah kita lakukan sejak operasi lilin diberlakukan sampai dengan nanti operasi akan diselesaikan ada waktunya,” ujar dia.
Djamari menegaskan, dari hasil pemantauan yang dilakukan bersama daerah, tidak ditemukan kejadian menonjol menjelang pergantian tahun menuju 2026. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan kesiapan aparat dan pemerintah daerah dalam mengamankan momentum malam tahun baru.
β€œTidak ada hal yang menonjol selama kami melakukan hubungan tadi dengan daerah-daerah yang saya sebutkan tadi dan sangat memberikan kesan kepada kita semua bahwa apa yang dilakukan di daerah memberikan suasana yang sangat kondusif bagi masyarakat kita untuk mempersiapkan diri merayakan pergantian tahun pada malam ini,” jelas dia.
Trending Now