Mensesneg: Prabowo Minta Perangkat Modifikasi Cuaca Ditambah

29 Desember 2025 16:05 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensesneg: Prabowo Minta Perangkat Modifikasi Cuaca Ditambah
Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan dan penguatan perangkat operasi modifikasi cuaca sebagai bagian dari evaluasi penanganan bencana di Sumatera.
kumparanNEWS
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers pemulihan dan rencana strategis bencana Sumatera di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers pemulihan dan rencana strategis bencana Sumatera di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan dan penguatan perangkat operasi modifikasi cuaca sebagai bagian dari evaluasi penanganan bencana di Sumatera. Permintaan itu muncul setelah bencana yang terjadi meluas hingga lintas provinsi.
Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12).
โ€œOiya ini juga catatan dari Pak Seskab, BMKG juga terus menerus melakukan modifikasi cuaca termasuk Bapak Presiden juga meminta untuk penambahan alat untuk bisa kita melakukan modifikasi cuaca,โ€ kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, luasnya wilayah Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan bencana, khususnya yang berkaitan dengan cuaca ekstrem.
โ€œKarena bagaimanapun dengan negara kita yang cukup sangat luas ini, maka bencana kemarin menyadarkan kita bahwa banyak hal yang harus kita persiapkan dengan lebih baik lagi,โ€ ujarnya.
Ilustrasi modifikasi cuaca. Foto: Dok. BPBD Jakarta
Ia mencontohkan keterbatasan sarana penanganan darurat yang dirasakan saat bencana terjadi secara bersamaan di beberapa provinsi.
โ€œTadi misalnya contoh jembatan Bailey, nah ketika bentuk bencananya kemarin terjadi di tiga wilayah provinsi, maka kita merasa bahwa yang kita miliki hari ini jembatan Bailey pun tidak siap,โ€ kata Prasetyo.
Selain jembatan darurat, Prasetyo menilai perangkat pendukung operasi cuaca juga perlu diperkuat dan direncanakan sejak dini.
โ€œTermasuk perangkat-perangkat untuk adanya operasi cuaca ini perlu diperkuat dan dibuat perencanaan sematang mungkin sedini mungkin,โ€ ujarnya.
Meski begitu, Prasetyo mengakui masih ada pekerjaan besar yang membutuhkan waktu, termasuk penanganan warga yang tinggal di bantaran sungai.
โ€œKalau selebihnya memang masih membutuhkan waktu ya, karena misalnya adalah bagaimana kita bisa memindahkan saudara-saudara kita yang misalnya tinggal di bantaran sungai. Nah itu proses masih berikutnya untuk kita bisa tangani dengan sebaik-baiknya,โ€ pungkasnya.
Trending Now