Mensesneg Respons Kasus Teror Bom di Sekolah Internasional
10 Oktober 2025 19:08 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Mensesneg Respons Kasus Teror Bom di Sekolah Internasional
Mensesneg meminta warga tidak menyebarkan berita hoaks, apalagi yang berkaitan dengan bom dan lembaga pendidikan.kumparanNEWS

Sejumlah sekolah internasional di Tangerang Selatan dan Jakarta mendapat teror bom. Polisi sudah datang ke lokasi dan menyisir seluruh sudut sekolah dan memastikan tidak ada bom di sana.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, masalah ini tentu jadi perhatian Polri. Warga juga diminta untuk melihat betul segala informasi yang masuk.
βYa tentunya kan kemudian atensi itu dalam bentuk adalah kita melakukan pengecekan ya ke lapangan. Dan ternyata dari hasil pengecekan kan itu tidak ditemukan," ujar Pras di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10).
"Nah inilah yang memang menjadi kesadaran bagi kita semua ya bahwa informasi-informasi yang muncul itu seringkali ternyata setelah dilakukan pengecekan itu sesuatu yang tidak benar atau istilahnya sekarang itu banyak sekali hoaks,β tambah dia.
Pras menegaskan, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi bohong, terutama yang berkaitan dengan isu keamanan publik. Menurutnya, kabar palsu tentang ancaman bom di sekolah sangat sensitif karena menyangkut keselamatan peserta didik.
βApalagi, mohon maaf kalau sudah bicara misalnya itu menyangkut gangguan keamanan, apalagi di situ bom, apalagi lokasinya tempat pendidikan, itu kan sangat-sangat sensitif,β tutur dia.
Lebih lanjut, Prasetyo menuturkan Presiden Prabowo Subianto terus mengingatkan agar masyarakat bijak dalam menerima informasi, terutama di era banjir informasi seperti sekarang.
βMakanya berkali-kali Bapak Presiden kan selalu mereka kan kepada kita. Kita harus selalu waspada menerima informasi itu, harus selalu cek kembali. Semangat itu yang Bapak Presiden ingin kita bangun sebagai sebuah bangsa,β pungkas dia.
