Mensos Buka Sarana Pelaporan Bansos: Agar Betul-betul Diterima yang Berhak
24 November 2025 18:48 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Mensos Buka Sarana Pelaporan Bansos: Agar Betul-betul Diterima yang Berhak
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pemerintah membuka saluran pelaporan agar masyarakat bisa menyampaikan sanggahan terhadap penerima yang dinilai tidak sesuai.kumparanNEWS

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) tahap kedua melalui PT POS terus berlangsung dan dimanfaatkan pemerintah sebagai ajang pengecekan langsung di lapangan, termasuk untuk melihat penerima yang dinilai tidak lagi layak.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pemerintah membuka saluran pelaporan agar masyarakat bisa menyampaikan sanggahan terhadap penerima yang dinilai tidak sesuai.
โYa, saya ingin sampaikan sekarang proses penyaluran Bansos terus berlangsung ya, terutama yang lewat PT POS. Jadi yang lewat Himbara tinggal beberapa lagi, tetapi yang memang hari ini sampai nanti akhir pekan akan ada penyaluran lebih dari 11 juta Bansos,โ kata Gus Ipul di Pusdiklatbangprof Margaguna, Gandaria, Jakarta Selatan, Senin (24/11).
Ia menyebut penyaluran bisa dilakukan di PT POS, komunitas, atau diantar langsung ke rumah-rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Terkait adanya penerima yang sudah naik kelas, Gus Ipul mengatakan penyaluran sekaligus menjadi sarana pengecekan kelayakan penerima manfaat.
โYa kita harapkan ini sekaligus menjadi semacam ground check ya, untuk memastikan bahwa mereka benar-benar berhak untuk terima,โ ujarnya.
Menurutnya, data penerima telah diverifikasi bersama pemerintah daerah, namun jika tetap ditemukan kekeliruan, perbaikan akan dilakukan pada penyaluran berikutnya. Ia menegaskan masyarakat diberi ruang untuk melapor.
โMaka itu saya sekali lagi ini saya mengundang masyarakat atas arahan Presiden (Prabowo Subianto), kita terbuka untuk menerima usulan dan sanggahan dari masyarakat lewat saluran-saluran yang kita siapkan. Kita ada aplikasi Cek Bansos, siapa pun bisa lihat di situ,โ kata Gus Ipul.
Bagi masyarakat yang tidak terbiasa memakai aplikasi, Kementerian Sosial menyiapkan alternatif lain.
โAda usul sanggah bagi yang tidak biasa menggunakan aplikasi bisa lewat call center kami, 021171 yang beroperasi selama 24 jam. Selama semuanya mengikutkan data-data, foto-foto aset, kemudian kondisi riil keluarga penerima manfaat atau keluarga calon penerima manfaat tentu kami akan tindak lanjuti sesegera mungkin,โ jelasnya.
Pemerintah juga akan menyiapkan nomor WhatsApp dan mengerahkan operator desa serta Dinas Sosial agar data lapangan dapat segera diteruskan ke BPS.
Gus Ipul mengingatkan masyarakat bahwa pelaporan tidak perlu dilakukan dengan memviralkan kasus berlebihan, melainkan cukup mengirim gambar dan informasi konkret.
โYa gini, maksudnya jika ada usulan-usulan silakan, kan dilengkapi aja. Melalui saluran-saluran yang ada, pasti kita akan tindak lanjuti,โ ujar Gus Ipul.
โJadi saya minta betul partisipasi masyarakat. Karena memang data ini sangat dinamis, hari ini ada yang meninggal, ada yang lahir, ada yang menikah, terus saya ulang-ulang, ada yang pindah tempat, ada yang mungkin naik kelas, ada yang turun kelas, jadi dinamis sekali,โ tandasnya.
