Menteri PU: Fokus Perbaiki Jalan-Jembatan Imbas Banjir, Anggaran dari Presiden

3 Desember 2025 11:29 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri PU: Fokus Perbaiki Jalan-Jembatan Imbas Banjir, Anggaran dari Presiden
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, fokus utama Kementerian PU adalah memperbaiki jalan dan jembatan di Aceh-Sumatera.
kumparanNEWS
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo usai menghadiri Upacara Hari Bakti ke-80 Pekerjaan Umum di Gedung Sate Bandung, Rabu (3/12/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo usai menghadiri Upacara Hari Bakti ke-80 Pekerjaan Umum di Gedung Sate Bandung, Rabu (3/12/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkapkan perkembangan penanganan banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Hingga Rabu (3/12) pagi, korban meninggal mencapai 753 orang. Selain itu 650 orang belum ditemukan dan 2,6 ribu orang terluka.
Banyak akses jalan hingga jembatan terputus memicu pendistribusian logistik terhambat.
Dody mengatakan, fokus utama Kementerian PU adalah memperbaiki jalan dan jembatan.
"Jalan jembatan, kita sekarang hari ini fokusnya jalan jembatan dulu, karena dengan begitu alur logistik bisa bertempat tuh yang masyarakat sudah beberapa hari nggak bisa, masak nasi segala macam, kan beras sudah mulai menipis, jadi itu dulu, kita fokusnya di sini dulu beberapa hari ini," kata Dody di Bandung, Jawa Barat.
Foto udara jembatan Kuta Blang yang putus akibat diterjang banjir di jalan lintas Nasional Banda Aceh - Sumut di Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (29/11/2025). Foto: Abiyyu/ANTARA FOTO
Foto udara Jembatan Beutong Ateuh Banggalang yang putus diterjang banjir bandang di jalan lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah di Desa Kuta Teugong, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
Ditaksir berapa prakiraan biaya yang harus dikeluarkan, Dody tidak bisa mengatakan.
"Waduh kalau sudah urusan bencana, nggak pakai nilai masih. Apa yang dibutuhkan kita ada. Dampaknya besar sekali. Kampungnya besar sekali," kata dia.
Dody mengatakan, anggaran perbaikan berasal dari Presiden Prabowo Subianto. Tidak hanya dari Kemen PU. "Anggarannya dari Pak Presiden Prabowo," ucap dia.
Warga menggunakan kabel baja yang untuk menyeberangi Sungai Juli pascaputusnya Jembatan Juli di jalan lintas Bireuen - Takengon, Aceh, Selasa (2/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
Batang kayu dan tali jadi jembatan darurat menuju Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut. Foto: Sunyoto Masjid Nurul Ashri Sleman
Kementerian PU sudah merinci skala kerusakan infrastruktur nasional di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali, mengatakan Aceh menjadi wilayah dengan kerusakan jembatan terbanyak.
Menurutnya di Aceh ada 27 titik banjir, 59 titik longsor, 22 titik jembatan rusak dan terputus, serta 3 titik jalan amblas.
Sejumlah warga melintasi jembatan alternatif yang menghubungkan Desa Blang Meurandeh dan Desa Blang Puuk Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
Jembatan Gunung Nago putus akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (27/11/2025). Foto: Dok. BPBD
Sementara di Sumatera Utara ada 20 titik banjir (16 sudah tertangani), 113 titik longsor (80 titik akses sudah fungsional, 30 akses masih tak bisa dilalui), dan sejumlah ruas yang masih dalam penanganan lanjutan.
Sedangkan di Sumatera Barat ada 15 titik banjir, 73 titik longsor (54 sudah ditangani, 6 masih berproses, dan 13 akses belum dapat dilalui), serta 23 titik pohon tumbang (21 sudah ditangani). Selain itu, ada 5 titik infrastruktur jembatan yang masih dalam tahap penanganan.
"Semua ini khusus di jalan nasional ya jadi kita menangani untuk jalan nasional," ungkap Roy, Selasa (2/12).
Trending Now