Militer Israel Gagal Cegah Drone dari Yaman, 22 Warganya Terluka

25 September 2025 12:23 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Militer Israel Gagal Cegah Drone dari Yaman, 22 Warganya Terluka
Militer Israel gagal mencegah drone yang diluncurkan dari Yaman dan menghantam kota Eilat. Serangan drone itu melukai setidaknya 22 orang.
kumparanNEWS
Ilustrasi Roket Tentara Houthi Yaman. Foto: HOUTHI MILITARY MEDIA via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Roket Tentara Houthi Yaman. Foto: HOUTHI MILITARY MEDIA via REUTERS
Militer Israel gagal mencegah drone yang diluncurkan dari Yaman. Drone tersebut menghantam Kota Eilat, melukai setidaknya 22 orang dan 2 di antaranya mengalami luka serius.
"Drone jatuh di wilayah Eilat," kata militer Israel dalam keterangannya, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (25/9). Drone itu jatuh setelah sistem pertahanan udara Israel gagal mencegahnya.
"Warga diminta untuk terus mengikuti pedoman pertahanan Komando Front Dalam Negeri dan pedoman lebih lanjut yang dikeluarkan," katanya lewat Telegram.
Jubir Houthi Brigadier Yahya Saree Qasim. Foto: Mohammed Huwais/AFP
Houthi โ€” kelompok politik dan militer di Yaman yang didukung Iran โ€” menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.
"Operasi tersebut dilakukan dengan membawa sejumlah drone dan berhasil mencapai tujuannya," kata juru bicara Houthi, Yahya Saree.
"Kami menyerang sejumlah target musuh Israel di wilayah Umm al-Rashrash dan Bir al-Saba' (Beersheba)," katanya lagi.
Orang-orang berkumpul saat aksi solidaritas Palestina di tengah maraknya kekerasan Israel-Palestina, di Sanaa, Yaman, Senin (17/5). Foto: Khaled Abdullah/REUTERS
Polisi Israel mengatakan, ahli penjinak bom sedang memeriksa drone yang jatuh dan memperingatkan warga untuk menghindari mendekat ke lokasi jatuhnya drone atau menyentuh sisa-sisa yang mungkin berisi bahan peledak.

Israel Akan Sakiti 7 Kali Lipat

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan setiap serangan yang menargetkan kota di Israel akan disambut pukulan telak bagi rezim Houthi. Netanyahu juga menyebut telah meminta militer untuk mempertimbangkan cara-cara untuk menanggapi ancaman di udara.
Sementara Menteri Pertahanan Israel Katz mengancam bahwa Houthi akan belajar dari pengalaman pahit.
"Teroris Houthi menolak belajar dari Iran, Lebanon, dan Gaza," katanya dalam unggahan di X.
"Siapa pun yang menyakiti Israel akan disakiti 7 kali lipat," lanjutnya.
Menhan Israel Katz. Foto: Sebastian Scheiner / POOL / AFP

Houthi Sering Serang Israel

Sejak Israel meluncurkan serangan di Gaza pada Oktober 2023, Houthi rutin meluncurkan serangan drone dan rudal ke arah Israel. Mereka juga menargetkan kapal-kapal yang terkait Israel di Laut Merah, mengganggu perdagangan maritim yang melewati jalur itu.
Houthi mengatakan akan menghentikan serangannya jika gencatan senjata disepakati di Gaza. Namun, sebagian besar rudal dan drone Houthi berhasil digagalkan atau jatuh di dekat wilayah Israel.
Militer Houthi menyandera kapal kargo Israel, Galaxy Leader, di Laut Merah. Foto: Houthi Military Media/Reuters
Israel juga meluncurkan sejumlah serangan ke Yaman, termasuk di Ibu Kota Sanaa. Pada awal pekan ini, Israel dituduh membunuh 31 jurnalis di Yaman.
Bulan lalu, Israel membunuh Perdana Menteri Houthi Ahmed Ghaleb al-Rahawi dalam serangan udara di Sanaa. Houthi bersumpah akan balas dendam atas kematian al-Rahawi dan kematian hampir separuh anggota kabinetnya.
Trending Now