Momen Prajurit TNI Tandu Ibu Hamil Akan Melahirkan Seberangi Sungai di Agam

5 Desember 2025 12:54 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Momen Prajurit TNI Tandu Ibu Hamil Akan Melahirkan Seberangi Sungai di Agam
Ibu hamil yang akan melahirkan ini merupakan korban bencana Sumatera. Banyak akses terputus sehingga prajurit harus membawa ke posko kesehatan terdekat.
kumparanNEWS
Prajurit TNI Tandu ibu hamil yang akan melahirkan seberangi sungai di Agam, Sumbar. Foto: Dok Bakom RI
zoom-in-whitePerbesar
Prajurit TNI Tandu ibu hamil yang akan melahirkan seberangi sungai di Agam, Sumbar. Foto: Dok Bakom RI
Elisa Oktaviani, seorang ibu hamil berusia 28 tahun yang akan melahirkan, harus dievakuasi menggunakan tandu. Prajurit TNI yang tengah bertugas menanggulangi bencana di sana, langsung mengevakuasi Elisa.
Elisa adalah salah satu warga terdampak bencana banjir di Bungo Campago, Malalak Utara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Akses jalan di wilayah tersebut masih terputus akibat terjangan banjir dan longsor.
Prajurit TNI dari Yonif 133/YS Kodam XX/TIB pada Kamis (4/12) yang bertugas di lokasi bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) turut membantu proses evakuasi.
Dari video yang diterima, terlihat para prajurit TNI dibantu petugas Basarnas berjalan perlahan melalui jalan berbatu-batu, menyeberangi sungai dengan arus setinggi lutut orang dewasa, sambil menandu ibu hamil dengan tandu ke posko kesehatan terdekat.
Pohon-pohon tumbang dan jalan menanjak di hutan juga menjadi rintangan yang harus dilalui. Jalur tersebut hanya bisa diakses oleh pejalan kaki.
"Menggunakan tandu akibat kondisi jalan yang masih terdampak bencana alam banjir di wilayah Sumatera Barat," demikian keterangan keterangan dari Yonif 133/YS Kodam XX/TIB yang diterima pada Jumat (5/12).
Banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November 2025. Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, TNI, Polri untuk mempercepat penanganan bencana.
Berbagai langkah telah dilakukan pemerintah untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan pangan dan non pangan terus didistribusikan hingga ke wilayah-wilayah yang terisolasi.
Jalur-jalur vital yang terputus saat ini tengah diperbaiki agar dapat dilalui. Berbagai infrastruktur penting seperti kelistrikan dan telekomunikasi pun dibangun kembali. Rekonstruksi dan rehabilitasi disiapkan agar masyarakat yang terdampak bencana bisa bangkit dan beraktivitas normal.
Trending Now