Mu’ti Luncurkan Bulan Guru Nasional di SLB, Siapkan Pelatihan Pendamping Inklusi

31 Oktober 2025 11:22 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mu’ti Luncurkan Bulan Guru Nasional di SLB, Siapkan Pelatihan Pendamping Inklusi
Abdul Mu'ti mulai memberi pelatihan kepada para guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus pada 2026.
kumparanNEWS
Mendikdasmen, Abdul Muti meluncurkan Bulan Guru Nasional 2025 di SLBN 01 Jakarta, Jumat (31/10/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mendikdasmen, Abdul Muti meluncurkan Bulan Guru Nasional 2025 di SLBN 01 Jakarta, Jumat (31/10/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti meluncurkan Bulan Guru Nasional 2025 yang jatuh pada bulan November ini di SLBN 01 Jakarta pada Jumat (31/10).
Pada perayaan Bulan Guru Nasional 2025 ini, Mu’ti menyebut akan menekankan pentingnya pendidikan inklusif untuk murid-murid berkebutuhan khusus. Katanya, langkah ini diambil untuk memenuhi kekurangan guru di SLB.
“Kami juga tahun 2026 sudah mengalokasikan dana untuk pelatihan guru pendamping bagi anak-anak berkebutuhan khusus sehingga kekurangan guru pendamping di sekolah-sekolah inklusi dan di sekolah-sekolah luar biasa perlahan-lahan dapat kami penuhi,” ucap Mu’ti dalam sambutannya.
“Melalui pemberian pelatihan untuk guru pendamping yang juga sekali lagi semuanya dibiayai dengan APBN dan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026,” tambahnya.
Mu’ti menilai, guru-guru harus terus diberikan pelatihan agar bisa memberikan pendidikan yang terbaik untuk para murid. Menurutnya, guru bukan hanya agen pembelajaran, namun juga agen pembangunan peradaban.
“Guru adalah kunci di dalam kita memajukan pendidikan. Saya berulang kali mengatakan bahwa guru tidak sekadar agen pembelajaran. Tetapi guru adalah agen dalam membangun peradaban,” ucap Mu’ti.
“Ini penting kita sadari semua bahwa tugas guru tidaklah hanya terbatas pada mengajar di kelas atau memenuhi tugas-tugas administrasi belaka karena sesungguhnya kemuliaan seorang guru itu terletak pada ketulusannya di dalam memberikan layanan pendidikan,” tambahnya.
Mendikdasmen, Abdul Muti meluncurkan Bulan Guru Nasional 2025 di SLBN 01 Jakarta, Jumat (31/10/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Ia menilai, profesi guru merupakan profesi yang mulia. Untuk itu, kompetensi guru harus terus ditingkatkan seiring berjalannya waktu.
“Berbagai persoalan yang kita saksikan meniscayakan betapa guru harus terus meningkatkan kompetensi dan harus terus meluruskan motivasi,” ucap Mu’ti.
“Menjadi guru adalah pilihan mulia di mana kita adalah insan-insan pendidikan yang mencurahkan segenap kemampuan kita, mencurahkan segenap waktu kita, mendampingi, dan memuliakan para murid sehingga mereka tumbuh berkembang mencapai cita-cita dalam kehidupannya,” tambahnya.
Mu’ti pun berharap, Bulan Guru Nasional 2025 menjadi pengingat untuk semuanya agar terus mengapresiasi guru dan menjadikan guru Indonesia sebagai tonggak utama dalam kemajuan pendidikan Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan Hari Guru Nasional pada tahun ini, kita semua berusaha untuk bersama-sama berpartisipasi, menjadikan guru-guru kita ini sebagai pendidik yang hebat, menjadikan guru-guru kita ini sebagai pelopor, sebagai ujung tombak dalam memajukan dan mencerdaskan bangsa,” pungkas Mu’ti.

Berbagai Program untuk Guru di Bulan Guru Nasional

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani dalam acara penandatanganan kerja sama Ditjen GTKPG dengan LPTK di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani menjelaskan, akan ada banyak program yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Guru Nasional. Yang pertama katanya adalah Kampanye Terima Kasih Guruku.
“Dan juga yang paling sangat kami tunggu adalah bulan guru ini ada kampanye yaitu Terima Kasih Guruku yang mana di sini kami ingin para siswa yang sudah mendapatkan pelayanan terbaik dari para guru,” jelas Nunuk dalam sambutannya.
“Memberikan ucapan terima kasih kepada para guru melalui berbagai kegiatan seperti memanfaatkan media-media sosial maupun media pembelajaran yang lain,” tambahnya.
Selain itu, Nunuk mengatakan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) akan memberikan beragam penghargaan untuk guru-guru di Bulan Guru Nasional ini.
“Selain itu Pak Menteri kami juga laporkan bahwa pada masa bulan guru dan hari guru nanti ada juga pemberian penghargaan GTK tahun 2025 yang terdiri dari anugerah GTK dan apresiasi GTK yang mana ini diberikan kepada insan-insan baik guru, tenaga kependidikan, maupun tokoh yang mempunyai dedikasi dan perhatian yang sangat besar terhadap guru,” jelas Nunuk.
Menurut Nunuk, penghargaan itu akan diberikan pada puncak perayaan Bulan Guru, yakni pada Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November mendatang.
“Di mana pada tanggal tersebut kita akan memberikan rangkaian kegiatan seperti pemberian penghargaan maupun anugerah GTK dalam bentuk apresiasi maupun anugerah kepada tokoh, guru dan tenaga kependidikan yang menunjukkan dedikasi, inovasi, serta kontribusi yang luar biasa dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,” jelas Nunuk.
Trending Now