Mu’ti Sebut 3,5 Juta Siswa Akan Ikuti Tes Kemampuan Akademik: Semoga Semua Jujur
22 Oktober 2025 20:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
Mu’ti Sebut 3,5 Juta Siswa Akan Ikuti Tes Kemampuan Akademik: Semoga Semua Jujur
Mendikdasmen menegaskan TKA tidak wajib bagi siswa, tapi bisa dipakai sebagai standar untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan siswa.kumparanNEWS

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut ada 3,5 juta siswa SMA yang akan mengikuti tes kemampuan akademik (TKA) tahun 2025 yang akan diselenggarakan pada 3-9 November mendatang.
TKA merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen meningkatkan kualitas mutu pendidikan sekaligus menyediakan tolak ukur kompetensi akademik yang setara dan adil bagi seluruh peserta.
Meskipun TKA tidak diwajibkan dan tidak menjadi syarat kelulusan, informasi dari hasil TKA bermanfaat bagi murid untuk mengetahui capaian kemampuan akademiknya melalui asesmen yang terstandar dari pemerintah.
“Nanti akan ada TKA, Tes Kemampuan Akademik, yang untuk pertama kali tingkat SLTA tahun ini kita selenggarakan pada tanggal 3 sampai 9 November, yang pesertanya yang mendaftar secara sukarela, bukan karena ada perintah, ada para kadis di sini, bukan karena ada perintah, mereka sukarela mengikuti,” ucap Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakpus pada Rabu (22/10).
“Jumlahnya 3,5 juta pelajar tingkat SLTA yang nanti siap mengikuti TKA tahun 2025 dan banyak di antara mereka adalah para pelajar yang berkebutuhan khusus,” tambahnya.
Mu’ti mengatakan, TKA kali ini akan menjadi TKA yang inklusif.
“Jadi TKA kita ini juga TKA yang inklusif, TKA yang ramah dan humanis karena mereka yang berkebutuhan khusus juga kita berikan untuk mengikuti, berikan kesempatan untuk mengikuti TKA pada tahun 2025,” ucap Mu’ti.
Mu’ti menyebut telah menyiapkan tagline untuk TKA tahun ini, yaitu TKA Jujur Gembira. Dengan tagline itu, ia berharap agar para peserta jujur dalam mengerjakan soal-soal TKA.
“Mudah-mudahan semuanya jujur, tidak ada yang nyontek, dan mudah-mudahan semuanya gembira mengikuti TKA sebagai bagian dari upaya kita, upaya kami untuk meningkatkan semangat belajar di kalangan para murid kita,” ucap Mu’ti.
“Dan juga memetakan mutu pendidikan dan meningkatkan prestasi serta upaya kita bersama untuk menciptakan pendidikan bermutu untuk semua,” tutup Mu’ti.
