Nusron Sebut Ada Kelalaian sehingga Terjadi Konflik Lahan di Tesso Nilo

26 November 2025 12:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nusron Sebut Ada Kelalaian sehingga Terjadi Konflik Lahan di Tesso Nilo
Nusron mengatakan, ada 1.800 sertifikat hak milik (SHM) ilegal di TNTN Riau. Sampai saat ini sudah sekitar 1.040 SHM ilegal yang dibatalkan.
kumparanNEWS
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid usai di Kantor Gubernur Bali, Rabu (26/11/2025). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid usai di Kantor Gubernur Bali, Rabu (26/11/2025). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengakui adanya pihak yang melakukan kelalaian dalam penerbitan sertifikat hak milik (SHM) untuk warga di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Kelalaian ini mengakibatkan konflik lahan di TNTN Riau saat ini.
Nusron mengatakan, ada 1.800 sertifikat hak milik (SHM) ilegal di TNTN Riau. Sampai saat ini sudah sekitar 1.040 SHM ilegal yang dibatalkan.
Pernyataan Nusron ini sekaligus membantah apa yang disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI dari Dapil Riau, Siti Aisyah. Siti mengatakan, warga sudah lebih lama berada di sana secara sah dibandingkan keputusan TNTN menjadi hutan lindung tahun 2004 lalu. Warga sudah memiliki SHM sejak sekitar tahun 1998-an.
"Nggak ada itu yang tahu kan kita. Jadi memang ada yang ditetapkan (SHM warga terbit sah) tapi tidak banyak. Lebih banyak sertifikatnya itu terbit karena kelalaian. Ini sedang kita batalkan, dari 1.800 yang sertifikat sudah ada sekitar 1.040 yang kita batalkan," katanya usai melakukan kunjungan kerja di Kantor Gubernur Bali, Rabu (26/11).
Hutan Alam Taman Nasional Tesso Nilo. Foto: Instagram/@btn_tessonilo
Nusron tak mau membeberkan siapa yang melakukan kelalaian tersebut. Demikian tindak lanjut pemerintah terhadap pihak yang melakukan kelalaian. Nusron mengatakan, akan bertemu dengan sejumlah pihak untuk membahas konflik di TNTN Riau.
"Ya saya nggak mau nyebut kelalaian siapa, tapi yang jelas ada yang salah. (Respons terhadap warga yang mengusir satgas) nanti pasti akan ada pertemuan lah, karena memang Tesso Nilo itu hutan konservasi yang harus dilindungi. Masyarakat menduduki dulu itu kan tanpa izin. Kalau kemudian diusir hanya masalah waktu aja," katanya.
Trending Now