Nusron Wahid Datangi KPK, Minta Masukan soal Evaluasi Proses Bisnis Pertanahan
22 Oktober 2025 15:06 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Nusron Wahid Datangi KPK, Minta Masukan soal Evaluasi Proses Bisnis Pertanahan
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).kumparanNEWS

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (22/10). Kedatangannya bermaksud untuk meminta masukan kepada lembaga antirasuah terkait evaluasi proses bisnis di bidang pertanahan.
"Mau minta masukan dalam rangka evaluasi bisnis proses di bidang pertanahan, karena bisnis proses yang ada hari ini usianya sudah 15 tahun. Sudah enggak sesuai dengan konteks hari ini," kata Nusron kepada wartawan.
Nusron mengatakan, saat ini pihaknya memang tengah mengevaluasi proses bisnis di bidang pertanahan. Masukan dari KPK diperlukan untuk mencegah adanya pelanggaran hukum dalam prosesnya.
"Nah, sekaligus dalam rangka menyusun bisnis proses yang baru ini, kita mau minta masukan di mana letak-letak celah pungli. Akan kita tutup supaya nggak ini, menurut pandangan dari teman-teman di KPK," jelasnya.
Proses bisnis pertanahan yang akan dievaluasi, antara lain terkait pemberian persetujuan tata ruang, persetujuan KPR, hingga reforma agraria. Sebab, proses yang sudah ada saat ini dianggap ketinggalan zaman.
"Jadi tata kelolanya kita ubah, hutan-hutannya. Karena apa? Bisnis proses yang ada saat ini dianggap oleh sebagian besar pemohon itu sudah jadul, sudah terlalu lama, dan masih dianggap berbelit-belit," beber Nusron.
"Bisa jadi itu adalah sistem yang terbaik pada tahun itu, hari ini udah banyak perubahan, apa lagi dengan era digital," terangnya.
