Paradaya Movement 2.0 Paragon Corp Resmi Dimulai, Siap Latih Para Mustahik
28 Mei 2025 13:09 WIB
·
waktu baca 3 menit
Paradaya Movement 2.0 Paragon Corp Resmi Dimulai, Siap Latih Para Mustahik
Paradaya Movement sendiri merupakan sebuah gerakan kolaboratif yang menghubungkan mustahik (penerima zakat) dengan pelatihan serta akses kerja nyata.kumparanNEWS

Paragon Corp resmi memulai rangkaian Paradaya Movement 2.0 pada Rabu (28/5). Paradaya Movement sendiri merupakan sebuah gerakan kolaboratif yang menghubungkan mustahik (penerima zakat) dengan pelatihan serta akses kerja nyata, sebagai bagian dari ikhtiar memperluas dampak zakat produktif yang berkelanjutan.
Dalam program ini, Paragon Corp menggandeng 18 organisasi zakat. Mereka akan menyaring para calon penerima manfaat untuk kemudian diberikan pelatihan vokasi.
Grup CEO Paragon Corp, Harman Subakat, menyebut bahwa Paradaya Movement sudah sukses dijalankan pada tahun perdananya, tahun 2024.
“Alhamdulillah untuk program kolaborasi khususnya Paradaya ini, itu telah menjangkau 864 penerima manfaat dari berbagai latar belakang tersebar di 20 provinsi di Indonesia,” ujarnya.
“Melalui pelatihan 40 bidang vokasi, dan lebih dari 480 di antaranya kini telah bekerja dan memiliki penghasilan mandiri,” sambungnya.
Ia menilai, pencapaian ini merupakan bukti bahwa masyarakat hanya perlu diberikan kesempatan untuk tumbuh menjadi tenaga kerja yang siap diberdayakan. Paragon Corp pun siap untuk melakukannya kembali di tahun 2025 ini.
“Bersama Bapak-Ibu semuanya, kami berharap Paradaya Movement ini bisa menjadi ekosistem kebaikan. Dimana pertumbuhannya tidak hanya milik mereka yang kuat, tetapi mereka juga yang ingin bangkit,” ucap Harman.
“Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari gerakan besar yang bermanfaat. Semoga kita semua selalu diberikan perlindungan, petunjuk, dan hati-hati kita selalu disatukan dalam kebaikan,” sambungnya.
Usai resmi dimulai, Paragon Corp akan terlebih dahulu segera membuka pendaftaran untuk para penerima manfaat dari program Paradaya Movement 2.0.
Dalam acara kick-off ini, Menteri Tenaga Kerja, Yassierli dan Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran di Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Leontinus Alpha Edison turut hadir.
Keduanya kompak menilai program Paradaya Movement ini sebagai program yang sangat baik untuk pemberdayaan masyarakat.
“Bagus. Bagus. Ini adalah suatu bentuk kolaborasi dan kita dorong ini bisa lebih besar dan ini bisa jadi contoh yang lain nanti,” ujar Yassierli.
Sementara Leontinus menilai acara ini sukses membangun sebuah ekosistem pemberdayaan masyarakat, di mana menurutnya, dalam pemberdayaan masyarakat, sangat perlu untuk dibangunkan ekosistem.
“Ini acara ini menurut saya sih keren sih, karena tadi gini, kita semuanya tahu bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat itu paradigma baru. Paradigma baru bagaimana kita bisa mengentaskan kemiskinan. Jadi tidak hanya dari sisi aktivitasnya sosial, ilmu dan pendidikan dan pengetahuannya tentang sosial, tapi juga harus dari sisi pemberdayaan ekonominya,” ujar Leontinus.
“Kita tahu pemberdayaan ekonomi itu tidak boleh terpisah-pisah, tidak boleh berdiri sendiri-sendiri. Ini harus bentuk ekosistem. Dari membangun kapasitasnya, dari membantu pilar-pilar supaya akses terhadap pemberdayaan masyarakatnya juga ada, sampai pembiayaan juga, pemasaran juga dan sebagainya harus ada,” kata dia.
