Pasukan Perdamaian RI untuk Gaza Akan Dipimpin Jenderal Bintang 3
24 November 2025 17:36 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Pasukan Perdamaian RI untuk Gaza Akan Dipimpin Jenderal Bintang 3
TNI sudah mulai menyeleksi calon pasukan pemelihara perdamaian yang akan dikirim ke Gaza.kumparanNEWS

Pemerintah Indonesia memastikan kesiapan pengiriman pasukan perdamaian untuk ditempatkan di Gaza Palestina. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, perintah untuk mempersiapkan pasukan sudah disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
"Kami telah menerima perintah persiapan dari Bapak Presiden untuk mempersiapkan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Jadi kita akan membawa mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Sjafrie usai rapat bersama Komisi I DPR, di Senayan, Jakarta, Senin (24/11).
"Pasukan ini secara substansi dipersiapkan oleh Panglima TNI, tetapi spesifikasi penugasan akan kita berdayakan untuk kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan dan juga rehabilitasi dari konstruksi-konstruksi yang telah mengalami kerusakan," tambah dia.
Sementara, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan keseriusan dalam membentuk pasukan pemelihara perdamaian untuk Gaza ini. Bahkan, komandan pasukan nanti akan dipimpin oleh jenderal bintang 3.
"Rencana nanti dipimpin oleh Jenderal Bintang 3. Kemudian di bawahnya ada tiga brigade, tiga Brigade Komposit. Nanti di bawah Brigade Komposit itu terdiri dari: satu Batalyon Kesehatan, satu Batalyon Zeni Konstruksi, kemudian Batalyon Bantuan, dan ada lagi Bantuan Mekanis," jelas Agus di lokasi yang sama.
Tim juga akan diperkuat dengan sejumlah alutsista pendukung, yakni helikopter, pesawat C-130 Hercules, dua Kapal Rumah Sakit dari Angkatan Laut lengkap dengan helikopter yang ada di kapal tersebut.
"Untuk rekrutmen pasukan, yang pertama adalah tes kesehatan. Tentunya memiliki kesehatan yang baik, kemudian juga fisik yang baik, psikologi juga," kata dia.
"Kemudian, apabila sudah ada kejelasan, kita akan kirim personel Reccie (tim aju/pendahulu) ke sana, untuk pendahulu, untuk memastikan situasi kondisi di sana dan penempatan pasukan di sana," ucap dia.
Sampai saat ini, belum ada informasi lebih lanjut terkait tanggal pasti pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza.
