PDIP Dukung Pembentukan Ditjen Pesantren: Agar Jadi Motor Kemajuan

22 Oktober 2025 19:29 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
clock
Diperbarui 3 Januari 2026 13:12 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PDIP Dukung Pembentukan Ditjen Pesantren: Agar Jadi Motor Kemajuan
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai rencana Menteri Agama, Nasaruddin Umar, membentuk Direktorat Jenderal Pesantren adalah ide yang baik.
kumparanNEWS
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membuka seminar dalam rangka Hari Santri Nasional di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membuka seminar dalam rangka Hari Santri Nasional di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai rencana Menteri Agama, Nasaruddin Umar, membentuk Direktorat Jenderal Pesantren adalah ide yang baik.
β€œItu suatu hal yang baik, karena kita lihat peran dari santri sangat penting. Bayangkan pada awal kemerdekaan kita mampu menggelorakan spirit itu,” ucap Hasto saat ditemui di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan pada Rabu (22/10).
β€œNah, PDI Perjuangan akan ikut memperkuat dari sisi narasinya narasi patriotismenya, narasi cinta Tanah Air. Sebagai bagian juga dari dedikasi terhadap agama,” tambahnya.
Menurut Hasto, dengan adanya Ditjen Pesantren di Kemenag, pesantren dapat lebih maju lagi dan menjadi β€˜motor kemajuan’.
β€œHubbul wathon minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman) itu yang akan kita dorong, tetapi juga dalam suatu kesadaran untuk membangun kepemimpinan Indonesia bagi dunia, untuk itu kita harus bergerak cepat, agar pesantren-pesantren juga menjadi motor kemajuan,” tambah Hasto.
β€œBung Karno mengatakan Islam harus bersekutu juga dengan ilmu pengetahuan,” tutupnya.
Adapun menurut Nasaruddin Umar, rencananya ini akan segera terealisasi. Sementara, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah menyetujuinya.
Trending Now