Pedagang Barito yang Direlokasi ke Lenteng Agung Gratis Biaya Sewa Kios 6 Bulan
27 Oktober 2025 11:20 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Pedagang Barito yang Direlokasi ke Lenteng Agung Gratis Biaya Sewa Kios 6 Bulan
Pram juga menegaskan agar para pedagang tak dibolehkan memiliki kios atau lapak lebih dari satu.kumparanNEWS

Relokasi pedagang satwa Pasar Barito di Jalan Barito I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berlangsung pagi ini, Senin (27/10). Pasar itu selama ini dikenal sebagai pasar burung dan hewan peliharaan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, proses relokasi yang dilakukan oleh Satpol PP yang dibantu Polsek Kebayoran Baru tersebut berlangsung kondusif.
Pram mengatakan, para pedagang ini segera direlokasi ke tempat baru di kawasan Lenteng Agung, Jaksel. Ada 123 kios yang sudah dibangun untuk para pedagang ini.
Jarak Pasar Barito ke lokasi baru di Lenteng Agung sekitar 15 km.
"125 Kios yang di Lenteng Agung sudah semuanya selesai, semuanya bisa dipakai termasuk air, termasuk kemudian kami akan membuat klinik satwa di tempat itu, kalau memang nanti mayoritas adalah para pedagang satwa," ujar Pram kepada wartawan saat meninjau lahan RS Sumber Waras, Jakarta Barat.
Ia juga menggratiskan biaya sewa kios selama 6 bulan, berikut tagihan airnya.
"Dan untuk itu dari 125 kios, saya sudah memutuskan untuk memberikan gratis selama 6 bulan, baik itu kios maupun airnya. Jadi sekali lagi, bagi para pedagang, terutama pedagang Pasar Barito yang akan menggunakan kios fauna yang ada di Lenteng Agung, maka selama 6 bulan kami gratiskan termasuk air," jelas Pram.
Ia mengakui, adaptasi berdagang di lokasi baru pasti akan berat. Namun Pram optimistis kondisi tersebut tak akan lama karena Sentra Fauna Lenteng Agung berada di lokasi strategis.
"Saya tahu pasti 2-3 bulan pertama itu berat sekali harus sosialisasi. Tapi di situ karena dekat dengan stasiun Lenteng Agung sehingga lokasinya cukup baik," kata Pram.
"Bahkan, mohon maaf, sekarang ini sebenarnya di luar pedagang Barito banyak sekali yang sudah meminta untuk bisa meninggali, memanfaatkan tempat itu," ungkapnya.
Pedagang Dilarang Punya Kios Lebih dari Satu
Namun Pram berpesan agar para pedagang yang direlokasi tak boleh memiliki lebih dari satu kios.
"Jadi maksimum 1 kios adalah 1 orang. Pengalaman di Barito ada yang 1 kios 1 orang bisa 15 kios nggak boleh terjadi," kata Pram.
"Sehingga dengan begitu saya tegaskan di awal, yang pertama kami akan memberikan gratis baik itu sewa maupun air selama 6 bulan. Yang kedua tidak boleh 1 nama atau 1 pemilik memiliki lebih dari 1 kios. Supaya ada pemerataan bagi masyarakat yang ada di Jakarta ini," tutupnya.
Pedagang satwa di Pasar Barito direlokasi karena lahan pasar masuk kawasan pembangunan ruang terbuka hijau Taman Bendera Pusaka. Taman itu mengintegrasikan Taman Ayodhya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.
Rincian Lokasi Baru di LA
Sebagai lokasi baru, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dibangun dengan total 125 kios yang terbagi dalam beberapa zona sesuai fungsi dan jenis usaha.
(Zona A) terdiri atas 22 kios, amfiteater (Zona B) dengan 70 tempat duduk, zona pedagang burung dan pakan hewan (Zona C dan D) sebanyak 74 kios, serta zona parsel dan kuliner tambahan (Zona E) dengan 29 kios, dilengkapi toilet dan musala.
Pembagian ini bertujuan agar aktivitas perdagangan lebih tertata, teratur, dan mudah diakses pengunjung. Sentra ini juga dilengkapi area parkir luas, area pertunjukan seni dan budaya, serta ruang interaksi sosial yang menjadikannya destinasi baru bagi warga Jakarta.
