Pegawai Senam saat Pasien Antre Pelayanan, Ini Penjelasan Puskesmas di Serang

31 Oktober 2025 15:44 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pegawai Senam saat Pasien Antre Pelayanan, Ini Penjelasan Puskesmas di Serang
Sejumlah pegawai Puskesmas Walantaka, Kota Serang, Banten asyik bersenam ria saat para pasien sudah berdatangan menunggu mendapatkan pelayanan.
kumparanNEWS
Sejumlah pegawai Puskesmas Walantaka, Kota Serang, Banten, senam dan pasien menunggu. dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pegawai Puskesmas Walantaka, Kota Serang, Banten, senam dan pasien menunggu. dok Istimewa
Sejumlah pegawai Puskesmas Walantaka, Kota Serang, Banten, asyik bersenam ria saat para pasien sudah berdatangan menunggu mendapatkan pelayanan. Video pegawai senam ini viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa pegawai perempuan mengenakan kaus putih dan kerudung hitam senam mengikuti alunan musik. Sementara di depannya tampak dua perempuan yang diduga sebagai instruktur senam.
Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Puskesmas Walantaka, Nuramang, tak membantah video tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan kegiatan senam yang rutin dilakukan oleh para pegawainya setiap Rabu pagi.
Disampaikan Nuramang, kegiatan senam merupakan bagian dari Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Namun saat itu terjadi kendala teknis sehingga waktu pelaksanaan jadi molor.
"Pelaksanaan itu setiap hari Rabu pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Karena ada kendala seperti sound system mati, jadinya (kegiatan) mundur (agak siangan)," ucap Nuramang, Jumat (31/10).
"Biasanya pasien itu belum ada pas kita selesai, itu baru ngambil nomor. Dan itu kesiangan (selesainya)," imbuhnya.
Nuramang menerangkan, program Prolanis merupakan kegiatan yang mencakup beberapa aktivitas, di antaranya senam, edukasi penyuluhan kesehatan hingga pemeriksaan gratis.
"Kegiatan ini sudah berjalan 7 tahun, rutin dilaksanakan," ujarnya.
Meski begitu, Nuramang memohon maaf atas insiden tersebut dan berjanji akan melakukan evaluasi dan perbaikan waktu dan lokasi pelaksanaan senam tersebut.
"Paling ganti hari, bisa ke hari Sabtu siang, yang penting nggak mengganggu pelayanan," ujarnya.
Trending Now