Pembunuh Pria di Bintaro: Anak Punk, Sempat Minta Korban Pesankan Ojol

17 Juli 2025 15:17 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembunuh Pria di Bintaro: Anak Punk, Sempat Minta Korban Pesankan Ojol
Abdul diketahui merupakan anak punk yang baru saja mengamen dari kawasan Bekasi. Dia bertemu korban di sebuah halte kawasan Bintaro.
kumparanNEWS
Polisi tangkap tersangka pembunuhan berinisial AS di Bintaro, Tangerang Selatan. Foto: Resmob Polda Metro Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Polisi tangkap tersangka pembunuhan berinisial AS di Bintaro, Tangerang Selatan. Foto: Resmob Polda Metro Jaya
Subdit Resmi Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap Abdul Syukur (30), pembunuha Cahya Agung Dwija (30), yang mayatnya ditemukan di Jalan Sisingamangaraja, Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, dala kondisi leher tergorok pada Selasa (15/7) dini hari.
Abdul diketahui merupakan anak punk yang baru saja mengamen dari kawasan Bekasi. Dia bertemu Cahya di sebuah halte kawasan Bintaro pada Senin (14/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu Cahya sedang berada di halte tersebut, namun belum dijelaskan polisi apa yang dilakukan korban di tempat itu.
Kanit 3 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Kadek Dwi mengatakan Abdul meminta tolong Cahya untuk dipesankan ojek online untuk pulang ke rumahnya yang juga di sekitar Pondok Aren.
TKP penemuan mayat di Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (16/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
"Jadi ceritanya si pelaku minta tolong, anak punk tuh enggak punya HP minta tolong digojekin," kata Kadek saat dikonfirmasi, Kamis (17/7).
Kadek mengatakan saat hendak dipesan, ternyata rumah pelaku dan korban satu arah. Cahya lalu menawarkan tebengan ke Abdul.
"Nah pas mau dipesenin ternyata alamatnya si pelaku deket sama rumahnya berapa ratus meter gitu "yaudah bang gua anterin ke rumah" dianteri lah baru kenal itu mereka di anterin ke rumah sampai di rumah diajak ngopi," kata dia.
Setelah berbincang sambil minum kopi, timbul niat jahat pelaku. Dia lalu mengajak korban ke sebuah lapangan dekat rumahnya. Alasannya, ibunya sedang sakit.
Kasus pembunuhan itu lalu terjadi saat korban hendak pulang ke rumahnya. Abdul yang telah menyiapkan sebilah pisau langsung menggoroknya hingga korban tewas seketika.
"Korban berdiri sambil memegang lehernya dan tidak lama korban terjatuh dan akhirnya meninggal dunia lalu korban ditutupi dengan sarung milik pelaku," ucap Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy.
Tak hanya membunuh, Abdul juga membuang ponsel milik Cahya dan mengambil motornya.
Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP ayat 3 tentang Pembunuhan Berencana subsider Pembunuhan dan atau Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan yang mengakibatkan kematian.
Trending Now