Pemerintah Siapkan Program Vokasi, Targetkan 500 Ribu PMI Bekerja di Luar Negeri
14 November 2025 13:54 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Pemerintah Siapkan Program Vokasi, Targetkan 500 Ribu PMI Bekerja di Luar Negeri
Pemerintah menargetkan 500 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa terserap pada 2026. kumparanNEWS

Pemerintah sedang menyiapkan program pelatihan vokasi untuk mengirim lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa terserap di pasar industri luar negeri.
βJadi perintahnya Pak Presiden, revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi ini bukan hanya untuk kebutuhan pasar kerja di dalam negeri, tetapi juga kebutuhan pasar kerja di luar negeri,β kata Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani kepada wartawan usai rapat tingkat menteri bersama Menko PMK di Kantor PMK, Jakarta, Jumat (14/11).
Ia mengatakan pemerintah menargetkan 500 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa terserap pada 2026. Angka tersebut dibagi dua jenis yakni untuk siswa SMK yang sudah lulus, dan sisanya untuk siswa yang masih menempuh pendidikan.
βJadi yang sudah ada lulusan tinggal diberikan peningkatan kompetensi baik itu teknis maupun bahasa dan mereka bisa segera berangkat setelah selesai pelatihan,β ungkapnya.
βSementara 200 ribu lagi untuk mengisi kekurangan 500 ribu adalah dari masyarakat umum dan bisa juga dari adik-adik kita yang saat ini tengah menempuh pendidikan di SMK,β lanjutnya.
Menteri PMK, Pratikno mengatakan pentingnya peningkatan skill vokasi ini untuk menyerap tenaga kerja Indonesia di pasar luar negeri.
βNah yang pasar luar negeri, ini kan banyak negara maju yang mengalami aging society. Sementara kita di dalam negeri adalah bonus demografi. Nah ini juga penting untuk dikembangkan dalam rangka mengisi pasar kerja di luar negeri dan juga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,β ujarnya di lokasi yang sama.
