Pemprov DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca, Antisipasi Cuaca Ekstrem
5 November 2025 21:19 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca, Antisipasi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI Jakarta bersama BMKG dan TNI AU melakukan operasi modifikasi cuaca 5β10 November 2025 untuk mengantisipasi potensi hujan ekstrem dan banjir di Jakarta serta sekitarnya.kumparanNEWS

BPBD Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan BMKG dan TNI AU melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem yang akan datang. Operasi ini berlangsung selama 5-10 November 2025, dan berpusat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil analisis BMKG terkait potensi meningkatnya curah hujan di sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya.
βOperasi Modifikasi Cuaca ini merupakan langkah antisipatif Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi potensi curah hujan ekstrem yang dapat menyebabkan genangan, banjir, maupun tanah longsor. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan,β ujarnya.
Pelaksanaan OMC menggunakan pesawat Casa A-2114 milik TNI AU dengan dua sorti penerbangan, masing-masing pada pukul 11.30 WIB dan 14.30 WIB. Penerbangan dipimpin oleh Lettu Pnb Bintang, Kpt Pnb Fajar, dan Letda Pnb Krisna selaku kru udara.
Penyemaian awan ini mencakup wilayah Pandeglang, perairan barat daya Pandeglang, hingga perairan barat Kabupaten Serang, dengan ketinggian terbang antara 8.000β10.000 kaki. Ada 1.600 kilogram bahan semai higroskopis yang disemai di udara.
Hasil observasi lapangan menunjukkan terpantau awan Stratocumulus di area target awal, yakni Kabupaten Lebak hingga pesisir barat Provinsi Banten. Pada wilayah tersebut, mulai tumbuh awan-awan Cumulus (Cu), sehingga penyemaian dilakukan secara intensif di area tersebut pada ketinggian sekitar 10.000 kaki.
Selain itu, tim juga mencatat adanya presipitasi dengan intensitas ringan ketika pesawat melintasi wilayah Kabupaten Pandeglang bagian barat, menandakan bahan semai telah berhasil memicu pertumbuhan awan hujan di area yang ditargetkan.
Isnawa menambahkan bahwa pelaksanaan OMC akan terus menyesuaikan dengan kondisi atmosfer harian yang dimonitor oleh BMKG, untuk memastikan efektivitas penyemaian dan dampaknya terhadap pengendalian curah hujan di wilayah Jakarta.
βKami terus memantau perkembangan dinamika cuaca bersama BMKG dan TNI AU. Tujuannya agar curah hujan tidak terkonsentrasi di daratan Jakarta, tetapi dapat diurai di wilayah perairan sekitar, sehingga risiko banjir bisa ditekan,β imbuh Isnawa.
BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang, serta memastikan saluran air dan drainase lingkungan tetap bersih dari sampah untuk mengantisipasi genangan.
