Pengakuan Alvi Memutilasi Tiara: Saya Sudah Mendem Emosi dari Lama
8 September 2025 11:50 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Pengakuan Alvi Memutilasi Tiara: Saya Sudah Mendem Emosi dari Lama
"Ada banyak masalah lain, banyak masalah. Kemudian anaknya (Tiara) sering temperamen atas masalah kecil," ujar Alvi.kumparanNEWS

Tiara Angelina Saraswati (25 tahun) dibunuh dan dimutilasi ratusan potongan (sebelumnya tertulis 66 potongan), oleh pacarnya, Alvi Maulana (24), di kos di Kota Surabaya. Tiara dan Alvi tinggal bersama di kos tersebut.
Pembunuhan dan mutilasi dilakukan pada Minggu (31/8) pukul 02.00 WIB. Kini, Senin (8/9), Alvi yang telah ditangkap itu dihadirkan oleh Polres Mojokerto dalam konpers.
Apa pengakuan Alvi?
Alvi melanjutkan, "Pemicunya karena saya dikunci dari dalam."
Alvi pun menjawab pertanyaan wartawan soal apakah memang dalam hubungannya dengan Tiara banyak persoalan:
"Ada banyak masalah lain, banyak masalah. Kemudian anaknya (Tiara) sering temperamen atas masalah kecil," ujar Alvi.
Alvi pun meminta maaf ke keluarga Tiara atas peristiwa ini, ia menyebut telah menyesal.
"Untuk keluarga, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya naik darah, emosi, kemudian nge-blank," ujar Alvi.
Soal Dikunci dari Dalam
Peristiwa Alvi dikunci dari dalam kamar kos oleh Tiara itu dijelaskan Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto.
Awalnya, Alvi pulang larut malam ke kos, tapi tidak dibukakan kunci pintunya oleh Tiara. "Menunggu sampai dengan 1 jam," ujar Ihram.
"Pada saat dibukakan, layaknya seorang wanita dalam kondisi yang marah dengan kosakata yang tidak pada umumnya," katanya.
"Keterangan dari pelaku, (Alvi maupun Tiara) tidak banyak bicara. Begitu pintu dibukakan, korban naik ke atas ke lantai dua dan pelaku menuju ke dapur mengambil sebuah pisau yang ditusukkan di bagian leher yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban," ujar Ihram.
Ihram melanjutkan, "Selanjutnya dilakukan peristiwa keji di kamar mandi, dengan memotong, potong-potong tubuh korban dan memisahkan bagian daging dan tulang."
Soal Ekonomi
Ihram menyebut bahwa cekcok Tiara dan Alvi kerap terjadi dan berulang, gara-gara masalah ekonomi.
"Kemudian pelaku sedikit kewalahan dengan tuntutan ekonomi korban yang meminta gaya hidup dan seterusnya," ujar Ihram.
"Hal tersebutlah yang menjadi sebuah akumulasi akhirnya memicu cekcok di malam hari tersebut," katanya.
Profil Tiara dan Alvi
Tiara berasal dari Kecamatan/Kota Lamongan; sedangkan Alvi berasal dari Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Mereka berpacaran sejak kuliah di Universitas Trunojoyo, Madura. Usia pacaran sudah 4 tahun.
Lulus kuliah, mereka sama-sama tinggal di kamar kos di Surabaya. Alvi, menurut polisi, bekerja serabutan namun pernah jadi tukang jagal hewan.
Belum ada keterangan soal apa pekerjaan Tiara, tetangga menyebut ia masih menganggur. Tiara merupakan anak penjual es di Lamongan.
โ โ โ
#JagaIndonesiaLewatFakta kumparan mengajak masyarakat lebih kritis, berperan aktif, bijak, dan berpegang pada fakta dalam menghadapi isu bangsa, dari politik, ekonomi, hingga budaya. Dengan fakta, kita jaga Indonesia bersama.
