Pengesahan UU Anggaran Macet di Kongres, AS di Ambang "Government Shutdown"

30 September 2025 16:29 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengesahan UU Anggaran Macet di Kongres, AS di Ambang "Government Shutdown"
Amerika Serikat di ambang "government shutdown" karena UU anggaran pemerintah yang ada di Kongres tak kunjung disepakati.
kumparanNEWS
Presiden AS Donald Trump tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS
Gedung Putih meminta badan federal untuk menyiapkan rencana PHK massal mengantisipasi kemungkinan "government shutdown". Ini dikarenakan UU anggaran pemerintah yang ada di Kongres tak kunjung disepakati
Kantor Manajemen dan Anggaran (OMB) Gedung Putih mengirim memo kepada badan federal dan meminta mereka untuk mengidentifikasi program, proyek, dan kegiatan yang pendanaannya akan berakhir pada 1 Oktober jika Kongres tidak mengesahkan UU untuk menjaga pemerintah federal tetap beroperasi.
"Program-program yang tidak dapat manfaat dari suntikan dana wajib akan menanggung beban penutupan pemerintah," kata OMB dalam memo tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa (30/9).
Masih belum jelas apakah Gedung Putih mencoba mengambil keuntungan dari "government shutdown" ini untuk melanjutkan upaya Trump memangkas tenaga kerja federal, atau ini malah jadi taktik negosiasi tingkat tinggi untuk memaksa Partai Demokrat menyetujui mengesahkan UU anggaran pemerintah yang diusulkan Partai Republik.
Badan federal diminta untuk menyerahkan rencana pengurangan tenaga kerja kepada OMB dan mengeluarkan pemberitahuan kepada karyawan meski mereka akan dikecualikan atau dirumahkan selama terjadi kekurangan anggaran.
Presiden Donald Trump dan perwakilan Partai Demokrat telah bertemu untuk membahas masalah ini. Namun, pertemuan itu tidak membuahkan hasil.
Bahkan, kedua pihak mengatakan masing-masing bertanggung jawab jika Kongres gagal memperpanjang pendanaan pemerintah melewati batas waktu Selasa tengah malam waktu setempat.
"Saya rasa kita menuju penutupan pemerintah," kata Wapres JD Vance.
Demokrat menyatakan kesepakatan apa pun untuk memperpanjang batas waktu anggaran pemerintah harus mempertahankan manfaat kesehatan yang akan berakhir. Sementara, Republik bersikeras bahwa anggaran kesehatan dan pemerintah harus ditangani sebagai isu terpisah.
Jika Kongres tidak segera mengambil keputusan, ribuan tenaga kerja pemerintah federal akan dirumahkan, mulai dari NASA hingga taman nasional, dan berbagai layanan akan terganggu. Pengadilan federal juga akan ditutup dan hibah untuk pengusaha kecil akan tertunda.
Trump menolak untuk mengeluarkan miliaran dolar yang disetujui Kongres dan mengancam akan memperpanjang PHK tenaga kerja federal jika Kongres mengizinkan pemerintah melakukan penutupan.
Hanya beberapa badan saja yang telah merilis rencana apa yang akan dilakukan jika terjadi "government shutdown".
Trending Now