Penjelasan Mensesneg Prasetyo Soal Prabowo Koreksi Desain IKN

15 Januari 2026 14:22 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penjelasan Mensesneg Prasetyo Soal Prabowo Koreksi Desain IKN
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengoreksi desain IKN.
kumparanNEWS
Mensesneg Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1). Foto: Zamachsyari/kumparan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengoreksi desain IKN.
Pras menuturkan bahwa desain memiliki artian luas termasuk fungsi beberapa fasilitas. Ia menuturkan, Prabowo meminta agar ada penambahan embung-embung di IKN.
"Desain itu kan dalam artian luas juga ya. Termasuk fungsi itu kan misalnya sebuah kawasannya ini perlu diperhatikan desainnya dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung," ujar Pras di Istana, Jakarta, Kamis (15/1).
Suasana Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Pras menjelaskan, di IKN, terdapat masalah iklim, di mana cuacanya panas. Selain itu, kata dia, Prabowo turut mengingatkan ada potensi kebakaran hutan di kawasan IKN.
"Karena di sana kan masalah iklim, itu kan satu panas, kedua ada potensi karena di wilayah yang pulau yang banyak hutan, ada juga potensi kebakaran hutan," tuturnya.
Helikopter yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Maka dari itu, Pras menyebut Prabowo ingin Otorita IKN memikirkan desain untuk mengantisipasi bencana tersebut.
"Jadi diminta untuk itu juga dipikirkan desain-desain untuk mengantisipasi. Dan kemarin Kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang metode dipasang sensor. Ini diminta uji coba terus," tandas dia.
Trending Now