Perintah Panglima ke Pasukan Saat Gladi Bersih: Tatapan Tajam, Ikuti Mata Saya

3 Oktober 2025 11:07 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perintah Panglima ke Pasukan Saat Gladi Bersih: Tatapan Tajam, Ikuti Mata Saya
Panglima TNI memerintahkan pasukan untuk memberikan tatapan tajam saat pemeriksaan pasukan HUT ke-80 yang akan digelar 5 Oktober di Monas.
kumparanNEWS
Suasana Gladi Bersih HUT TNI ke-80 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Gladi Bersih HUT TNI ke-80 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan arahan khusus kepada prajurit yang akan mengikuti upacara HUT ke-80 TNI.
Ia meminta seluruh prajurit memasang tatapan mata yang tajam saat Presiden RI Prabowo Subianto memeriksa pasukan dari atas kendaraan Maung pada Minggu (5/10).
Arahan itu disampaikan Agus saat memimpin gladi bersih upacara perayaan HUT ke-80 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10). Sesekali ia memberi instruksi langsung kepada barisan prajurit yang berbaris mengelilingi halaman utama Monas.
โ€œTatapannya tajam, ikuti mata saya!โ€ tegas Agus saat berkeliling memeriksa pasukan dari atas kendaraan Maung.
Sejumlah prajurit TNI mengikuti gladi bersih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Seketika barisan prajurit pun memberikan tatapan mata yang tajam kepada Agus saat kendaraan Maung yang ditumpanginya melintas.
Ia kembali menegaskan agar prajurit mempertahankan tatapan itu saat Presiden Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan di hari puncak.
โ€œIkuti mata saya, ikuti, tajam,โ€ tegasnya.
Sejumlah prajurit TNI mengikuti gladi bersih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Perintah tersebut terus diulang Agus setiap kali kendaraan yang ditumpanginya melewati barisan prajurit.
Selain dipenuhi para prajurit, halaman Monas juga dipadati kendaraan taktis dan kendaraan tempur dari TNI AD, AL, dan AU.
Setelah pemeriksaan pasukan, Agus bersama jajaran perwira tinggi TNI turut memantau jalannya gladi bersih yang mencakup simulasi perang, defile alutsista, dan defile pasukan.
Suasana Gladi Bersih HUT TNI ke-80 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Gladi bersih dipimpin langsung oleh Komandan Upacara Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi.
Tampak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wakasad Letjen Muhammad Saleh Mustafa, serta seluruh kepala staf tiga matra.
Usai prosesi upacara, acara akan dilanjutkan dengan demonstrasi kemampuan alutsista dan operasi militer. Sejumlah pesawat F-16 Fighting Falcon milik TNI AU bermanuver di langit Monas, memperagakan simulasi serangan udara.
Sejumlah prajurit TNI mengikuti gladi bersih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
โ€œManuver bertujuan untuk melumpuhkan dan mengendalikan wilayah udara,โ€ terang narator saat demo berlangsung.
Selain aksi udara, pasukan darat dari Kopasgat dikerahkan untuk mengatasi serangan kombatan bersenjata.
โ€œDalam serangan kali ini dikerahkan, tiga tank amfibi BMP-3F yang berhasil memukul mundur pasukan Kombatan,โ€ sambung narator.
Sejumlah prajurit TNI mengikuti gladi bersih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Atraksi berlanjut dengan pasukan berkuda TNI yang melakukan simulasi pembebasan sandera. Mereka melompati rintangan hingga kobaran api menggunakan kuda tempur.
Aksi kemudian ditutup dengan simulasi serbuan gedung, melibatkan pasukan penerjun payung, sniper, hingga drone Kamikaze yang mengintai posisi musuh. Kendaraan taktis bersenjata juga dikerahkan untuk mendukung serangan darat hingga proses penjinakan bahan peledak.
Trending Now