Perjuangan 20 Pemuda Evakuasi Warga Terjebak Lumpur Setinggi Leher di Aceh Timur
3 Desember 2025 18:16 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Perjuangan 20 Pemuda Evakuasi Warga Terjebak Lumpur Setinggi Leher di Aceh Timur
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menceritakan perjuangan 20 pemuda yang harus jalan memutar hutan lantaran lumpur setinggi leher.kumparanNEWS

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menceritakan perjuangan 20 pemuda yang harus jalan memutar hutan lantaran lumpur imbas banjir dan longsor mencapai tinggi leher orang dewasa. Para pemuda itu berjuang mengevakuasi warga yang mengungsi di hutan.
Dia bercerita ada ratusan warga yang dilaporkan tidak bisa dikontak. Posisinya tidak bisa dilacak.
"Sebab akses kedua titik ini dipenuhi lumpur setinggi leher orang dewasa, panjang lumpurnya sejauh 8 km. Akses darat tidak bisa, akses hutan tidak bisa, kemudian akses sungai tidak bisa," kisah Iskandar saat dihubungi, Rabu (3/12).
"Dua hari yang lalu kita mengirim 20 orang pemuda desa tetangga dengan bekal beras apa adanya, berbagi tim, melacak keberadaan ratusan orang yang dilaporkan hilang kontak ini," ujarnya.
Pemuda ini tak bisa melalui lumpur. Maka mereka jalan kaki memutar di hutan.
"Tidak bisa sama sekali (aksesnya). Itu daerah yang sangat terpencil, jauh sekali. Perjalanan dari pusat kota di ibu kota itu menempuh tujuh sampai sembilan jam," jelasnya.
Iskandar mendapatkan informasi bahwa para warga masih hidup dan mengungsi di hutan.
Kemarin pagi tim kembali dipimpin oleh Dandim Aceh Timur dengan berbekal speedboat untuk mengevakuasi warga.
"Insyaallah kini kondisinya sudah bisa kita kendalikan," jelasnya.
Iskandar mengatakan saat ini lumpur masih menutupi jalan-jalan di wilayahnya. Termasuk area perkotaan.
"Selepas banjir kita membutuhkan alat berat. Yang saya sudah sampaikan ke perwakilan BNPB di Aceh Timur, agar bisa diusulkan ke Jakarta, agar kita bisa mendapatkan alat berat. Kemudian, peralatan-peralatan pembersihan lumpur, kayu, kemudian sampah yang sangat banyak sekali," kata Iskandar.
