Pertemuan Prabowo & PM Australia: Disebut Mitra Penting hingga Tawaran Naik Kuda
16 Mei 2025 7:48 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
Pertemuan Prabowo & PM Australia: Disebut Mitra Penting hingga Tawaran Naik Kuda
Prabowo merasa terhormat karena Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi PM Anthony Albanese sehari setelah ia menang pemilu.kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Kamis (15/5).
Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi Albanese setelah ia terpilih lagi jadi PM Australia untuk periode ke dua.
Pantauan di lokasi, sebelum tiba di Istana Merdeka, iring-iringan mobil Albanese terlebih dahulu berkeliling ke Monas diiringi oleh puluhan pasukan berkuda dan siswa SMP dan SMA. Selanjutnya Albanese memasuki halaman depan Istana Merdeka.
Albanese yang mengenakan celana hitam dipadu dengan setelan formal jas hitam, kemeja putih, dan sepatu pantofel hitam tiba pada pukul 10.00 WIB.
Sejumlah siswa SD dan SMP pasukan berpakaian tradisional serta marching band turut menyambut kedatangan Albanese.
Seperti apa pertemuan dua pemimpin negara itu? Apa hasilnya? Berikut kumparan rangkum.
PM Albanese Sebut Indonesia Mitra Penting, Masyarakatnya Istimewa
Dalam kunjungan kenegaraan itu, Albanese menyampaikan komitmennya untuk terus mempererat hubungan strategis dengan Indonesia.
"Terima kasih banyak, Pak Presiden. Saya merasa terhormat dapat mengunjungi Indonesia sekali lagi sebagai kunjungan bilateral pertama saya setelah pemilihan kita," ujar Albanese, Kamis (15/5).
Ia menegaskan kunjungannya ke Indonesia, yang dilakukan sehari setelah pelantikan periode keduanya, merupakan simbol kuat dari nilai dan arti penting hubungan antara kedua negara.
"Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Indonesia adalah mitra yang sangat penting bagi Australia dan kedua bangsa kita memiliki ikatan yang tidak dapat dipatahkan. Hubungan itu bermula dari kunjungan orang Makassar ke Arnhem Land di Northern Territory dan ada warisan di sana yang dapat ditelusuri jauh sebelum orang Eropa datang ke bagian dunia ini. Saya menganggap masyarakat Indonesia sebagai orang yang istimewa," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyambut baik kunjungan PM Albanese dan menyampaikan apresiasi atas kehormatan yang diberikan kepada Indonesia sebagai tujuan pertama kunjungan kenegaraan pasca kemenangan Albanese di pemilu Australia.
"Perdana Menteri Albanese dan para anggota terhormat Pemerintah Australia, senang sekali bertemu anda lagi sejak pertemuan terakhir kita di Lima, Peru," ucap Prabowo.
Prabowo menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Albanese dalam pemilu parlemen Australia.
"Saya juga ingin mengucapkan selamat secara pribadi atas terpilihnya kembali anda sebagai Perdana Menteri Australia dan atas kemenangan bersejarah partai Anda dalam pemilihan parlemen," tambahnya.
Ajakan Prabowo ke Albanese: Kalau Bisa Libur 3 Minggu, Saya Ajak Naik Kuda di Hambalang
Selain berbicara hal-hal diplomatik tingkat tinggi, Prabowo juga membicarakan sesuatu yang ringan kepada PM Albanese. Ia mengajak sang PM berlibur dan berkuda bersama di Hambalang, Bogor.
"Kami berharap di saat akan datang Yang Mulia akan berkunjung di Indonesia untuk lebih lama, kalau bisa berlibur 2 - 3 minggu. Dan kami akan antar sendiri seandainya Bapak datang. Dan saya mengundang kalau bisa PM tinggal di padepokan saya di Hambalang. Saya akan ajak naik kuda," ujar Prabowo dalam konferensi pers bersama dengan PM Albanese di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (15/5).
Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan kehormatan besar bagi Indonesia atas kunjungan Albanese. Sebab, dilakukan hanya sehari setelah pelantikannya sebagai Perdana Menteri Australia.
"Perkenankan saya mewakili rakyat Indonesia menyambut hangat kedatangan PM Albanese bersama rombongan. Ini kehormatan bagi bangsa Indonesia, karena ini kunjungan pertama yang dilaksanakan oleh PM Albanese satu hari setelah beliau dilantik sebagai PM," ucap dia.
Janji Prabowo ke PM Australia: Finalisasi Kemitraan Strategis Sampai 2029
Prabowo juga berkomitmen untuk menyelesaikan rencana aksi kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Australia hingga 2029.
"Di pemerintah yang saya pimpin kami akan mengejar realisasi berbagai komitmen yang disepakati bersama, termasuk finalisasi rencana aksi kemitraan strategis komprehensif periode 2025-2029. Di mana terdapat suatu sinergi antara program transformasi kita Asta Cita dan strategi ekonomi Australia di Asia Tenggara 2040," ujar Prabowo dalam konferensi pers bersama PM Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (15/5).
Menurut Prabowo, Indonesia dan Australia ditakdirkan sebagai tetangga yang saling membutuhkan. Sebagai tetangga yang baik, kedua negara tentunya saling membutuhkan.
"Dan dalam kepribadian Indonesia tetangga yang baik justru yang akan membantu kita kalau kita dalam keadaan susah. Keluarga mungkin jauh tetapi tetangga selalu ada di sebelah kita," ungkapnya.
PM Albanese Kenang Perjuangan Ayah Prabowo saat Galang Dukungan Lawan Belanda
PM Albanese juga mengenang perjuangan Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo Subianto yang ke Australia pada era perjuangan kemerdekaan.
Ia menyebut, para pekerja di Australia pernah memboikot kapal-kapal Belanda di pelabuhan mereka. Sementara, Sumitro berjuang menggalang penolakan internasional terhadap blokade Belanda pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia.
"Saat ayah Anda, Pak Presiden, berjuang menggalang penolakan internasional terhadap blokade Belanda, para pekerja di Australia memboikot kapal-kapal Belanda di pelabuhan-pelabuhan kami," ungkap Albanese saat konferensi pers bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (15/5).
Albanese menambahkan, dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia bukanlah keputusan yang menunggu restu kekuatan kolonial, melainkan pilihan moral yang lahir dari nilai-nilai yang dianut bangsa Australia.
"Kami tidak menunggu izin dari kekuatan kolonial di seberang dunia. Itu adalah pilihan kami sendiri, berdasarkan nilai-nilai yang kami junjung," ucapnya.
