Peru Membara Usai Presiden Baru Dilantik: Polisi Tembak Mati Demonstran

17 Oktober 2025 11:10 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peru Membara Usai Presiden Baru Dilantik: Polisi Tembak Mati Demonstran
Protes berujung rusuh pecah di Peru usai pelantikan Jose Jeri sebagai presiden pada pekan ini. Laporan Ombudsman Peru menyebut kerusuhan mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
kumparanNEWS
Serangan petasan dan kembang api kepada petugas kepolisian saat kerusuhan di Peru, 16 Oktober 2025. Foto: CONNIE FRANCE CALDERON MARTEL/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Serangan petasan dan kembang api kepada petugas kepolisian saat kerusuhan di Peru, 16 Oktober 2025. Foto: CONNIE FRANCE CALDERON MARTEL/AFP
Protes berujung rusuh pecah di Peru usai pelantikan Jose Jeri sebagai presiden pada pekan ini. Laporan Ombudsman Peru menyebut kerusuhan mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
Kepala Kepolisian Peru, Jenderal Oscar Arriola, pada Kamis (16/10) mengakui seorang anggotanya sebagai pelaku penembakan tragis dalam demonstrasi yang digelar di ibu kota Lima.
Terpisah, Perdana Menteri Peru Ernesto Alvarez mengumumkan pemberlakuan keadaan darurat. Saat ini, Pemerintah Peru, kata Alvarez, sedang mempersiapkan kebijakan untuk meredam instabilitas keamanan.
Serangan petasan dan kembang api kepada petugas kepolisian saat kerusuhan di Peru, 16 Oktober 2025. Foto: CONNIE FRANCE CALDERON MARTEL/AFP
Protes yang pecah pekan ini diinisiasi oleh Gen Z, sopir transportasi umum, hingga kelompok sipil. Mereka memprotes korupsi dan lonjakan kejahatan di Peru.
Protes sebelumnya berhasil melengserkan Dina Boularte dari jabatan presiden. Namun, usai Jeri dilantik sebagai kepala negara yang baru, protes masih berlanjut.
Laporan kepolisian menyebut sejak Rabu (15/10) waktu setempat, ribuan orang mengepung gedung kongres di Lima. Massa kemudian melemparkan batu dan kembang api ke arah gedung kongres.
Pada saat bersamaan, massa meneriakkan yel-yel: β€œSemua harus pergi!” Selain itu, mereka juga mencoba menerobos masuk ke gedung kongres.
Serangan petasan dan kembang api kepada petugas kepolisian saat kerusuhan di Peru, 16 Oktober 2025. Foto: CONNIE FRANCE CALDERON MARTEL/AFP
Saat kondisi Peru semakin kacau akibat demonstrasi, pejabat kantor Ombudsman, Fernando Losada, mengumumkan kematian seorang demonstran. Korban jiwa teridentifikasi sebagai Eduardo Mauricio Ruiz (32).
Kantor Kejaksaan Peru sesaat setelah laporan Ombudsman mengonfirmasi kematian seorang demonstran.
β€œDia tewas akibat ditembak,” ujar Losada seperti dikutip dari Reuters.
Pada Kamis malam, Jenderal Arriola mengumumkan identitas polisi penembak demonstran adalah Luis Magallanes. Pelaku penembakan langsung dicopot dari tugas.
Presiden sementara Peru, Jose Jeri, bersiap mengambil sumpah jabatan selama upacara pelantikan di Istana Kepresidenan di Lima, Peru, Senin (13/10/2025). Foto: CONNIE FRANCE CALDERON MARTEL/AFP
Presiden Jeri turut menyampaikan penjelasan atas tewasnya seorang demonstran. Ia menyatakan penyelidikan secara objektif akan digelar.
Jeri kemudian menduga ada penyusup di antara demonstran. Penyusup itu diduga membuat aksi protes di Peru sarat kekerasan.
β€œKekuatan hukum sepenuhnya akan berlaku pada mereka,” ucap Jeri.
Trending Now