Pesepeda Leluasa Lintasi Sudirman-Thamrin saat Libur Idul Adha
6 Juni 2025 8:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
Pesepeda Leluasa Lintasi Sudirman-Thamrin saat Libur Idul Adha
Libur Idul Adha menghadirkan wajah lain Jakarta—tanpa kemacetan, tanpa hiruk pikuk klakson, dan tanpa antrean panjang di halte bus. kumparanNEWS

Libur Idul Adha menghadirkan wajah lain Jakarta—tanpa kemacetan, tanpa hiruk pikuk klakson, dan tanpa antrean panjang di halte bus.
Pagi hari Jumat (6/6), Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman terlihat lengang, luas, seolah memberi ruang bagi napas kota untuk jeda sejenak dari hiruk pikuk.
Pantauan kumparan sejak pukul 08.00 WIB dari kawasan Patung Kuda hingga JPO Pinisi menunjukkan jalanan dua arah itu nyaris kosong dari kendaraan.
Arus lalu lintas mengalir tanpa hambatan. Halte-halte Transjakarta di sepanjang jalan—biasanya padat pada hari kerja—terlihat senyap. Bahkan di halte sebelah Plaza Indonesia yang dikenal sibuk pun, tak ada antrean penumpang pagi itu.
Namun, bukan berarti jalanan benar-benar kosong. Mengisi ruang yang ditinggalkan sebagian besar kendaraan bermotor, sejumlah warga memanfaatkan lengangnya jalan untuk berlari dan bersepeda. Di jalur sepeda, tampak beberapa pelari dengan kaus jersey berwarna menterengnya dan pesepeda dengan helm menyusuri jalur dengan tenang.
“Ini persiapan biar enggak kenceng nanti pas diisi sama kambing,” kelakar seorang pelari saat dijumpai di kolong JPO.
Di tengah kesunyian yang menenangkan, sesekali iring-iringan kendaraan dinas yang dikawal patwal melintas, menciptakan kontras yang menarik. Biasanya pemandangan ini muncul di tengah lalu lintas padat—namun pagi ini, mereka melaju di jalanan yang nyaris kosong.
Ritme Jakarta berubah seiring libur dan hari besar. Dari kota yang berlari cepat menjadi ruang yang memberi napas—setidaknya untuk sementara. Dan di momen singkat itu, sebagian warganya memilih berlari di atas aspal yang biasanya hanya dikuasai mesin dan kebisingan.
