Pimpinan Komisi I Bicara Peran TNI dalam Pengamanan Kilang Minyak Pertamina

25 November 2025 13:06 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pimpinan Komisi I Bicara Peran TNI dalam Pengamanan Kilang Minyak Pertamina
Wakil Ketua Komisi I Dave Laksono memastikan tidak ada masalah dengan pengamanan TNI terhadap kilang minyak Pertamina.
kumparanNEWS
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menegaskan pelibatan TNI dalam pengawasan kilang minyak khususnya milik Pertamina yang sempat disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Menurut Dave, hal tersebut sudah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI dalam menjamin kedaulatan negara.
โ€œItu kan memang sudah sesuai dengan tupoksi TNI bahwa mengamankan kedaulatan negara. Tapi kan kalau kita bicara soal penegakan hukum, itu semua adalah ranahnya polisi dan para APH (Aparat Penegak Hukum),โ€ ujar Dave di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/11).
โ€œJadi fungsinya ini lebih kepada pengamanan akan obvitnas (objek vital nasional) tersebut,โ€ lanjutnya.
Dave menambahkan langkah ini tidak dimaksudkan sebagai upaya memperkuat posisi militer, melainkan bagian dari tanggung jawab TNI untuk menjaga kedaulatan energi dan keamanan nasional.
โ€œEnggak, enggak, ini kan kita bicara soal kedaulatan negara dan kedaulatan energi ya, karena kan bagaimana pun juga kan obvitnas,โ€ jelas Dave.
โ€œJadi kalau misalnya sampai ada penyerangan atau serangan terorisme atau segala macam, ya TNI harus bertindak,โ€ sambung dia.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Ia juga menjelaskan fokus rapat di Komisi I pada Senin (24/11) lalu, lebih banyak membahas mengenai pembentukan satuan baru hingga penindakan aktivitas ilegal di sejumlah kawasan.
โ€œKalau kemarin rapat pembahasan kita fokuskan kepada pembentukan batalyon yang baru. Terus juga satgas-satgas penindakan lahan-lahan yang ilegal, tambang-tambang ilegal, lebih kepada itu sih,โ€ lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan penugasan TNI untuk menjaga instalasi strategis seperti kilang minyak akan menjadi bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
โ€œTugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari OMSP dan ada di dalam Revisi Undang-Undang TNI yang 14 pasal itu,โ€ ujar Sjafrie usai rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/11).
Ia menjelaskan penugasan tersebut akan mulai diterapkan pada Desember 2025. Teknisnya, pasukan TNI AD yang akan dikerahkan bersamaan dengan pemantauan oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS).
โ€œKita akan laksanakan ini terhitung mulai Desember, dengan menugaskan pasukan-pasukan dari TNI Angkatan Darat dan juga akan dipantau oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS),โ€ jelas Sjafrie.
โ€œUntuk bisa mengetahui hal-hal yang mungkin perlu kita ketahui sebagai suatu ancaman yang potensial yang mungkin muncul. Sehingga kita bisa mengantisipasi pengamanan secara fisik,โ€ pungkasnya.
Trending Now