PM Baru Jepang Sanae Takaichi Nominasikan Trump untuk Terima Nobel Perdamaian

28 Oktober 2025 10:41 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PM Baru Jepang Sanae Takaichi Nominasikan Trump untuk Terima Nobel Perdamaian
PM Jepang Sanae Takaichi mengatakan dunia mulai menikmati perdamaian dalam waktu singkat berkat peran Trump.
kumparanNEWS
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memberi isyarat di samping Presiden AS Donald Trump, di Istana Akasaka di Tokyo, Jepang, Selasa (28/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memberi isyarat di samping Presiden AS Donald Trump, di Istana Akasaka di Tokyo, Jepang, Selasa (28/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi akan menominasikan Presiden AS Donald Trump untuk menerima Penghargaan Nobel Perdamaian. Hal ini disampaikan juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Tokyo, Jepang, Takaichi memang sempat menyinggung upaya perdamaian yang dilakukan Trump.
"Dalam waktu yang singkat, dunia mulai menikmati lebih banyak perdamaian," kata Takaichi, dikutip dari Reuters, Selasa (28/10).
"Saya sendiri sangat terkesan dan terinspirasi oleh Anda, Pak Presiden," kata Takaichi lagi.
Presiden AS Donald Trump berjalan bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada hari pertemuan bilateral di Istana Akasaka di Tokyo, Jepang, Selasa (28/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
Kesempatan itu dipakai Trump untuk memuji Takaichi yang mengukir sejarah sebagai perempuan pertama yang menjadi perdana menteri Jepang. Menurutnya, itu adalah capaian yang besar.
"Apa pun yang bisa kami lakukan untuk membantu Jepang, kami akan ada di sana. Kemitraan kita berada di level terkuat," kata Trump.
Trump dan Takaichi juga menandatangani sejumlah dokumen. Yang pertama adalah dokumen "golden age" kemitraan kedua negara. Meski demikian, masih belum diketahui secara pasti isi dari kesepakatan itu.
Dokumen yang kedua adalah kesepakatan kerangka kerja AS-Jepang untuk mengamankan pasokan mineral kritis dan tanah jarang.
Trending Now