Polandia Gempar: Ledakan Rel Kereta Diduga Operasi Intelijen Rusia

19 November 2025 13:53 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polandia Gempar: Ledakan Rel Kereta Diduga Operasi Intelijen Rusia
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas ledakan di rel kereta menuju Ukraina.
kumparanNEWS
Presiden Uni Eropa Donald Tusk Foto: REUTERS/Ints Kalnins
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Uni Eropa Donald Tusk Foto: REUTERS/Ints Kalnins
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas ledakan di rel kereta menuju Ukraina. Mereka adalah warga Ukraina yang bekerja untuk intelijen Rusia.
Tusk menyebut kini kedua orang itu sudah kabur ke negara sekutu dekat Rusia di Eropa, Belarusia.
Ledakan pada pekan lalu tepatnya terjadi di jalur rel kereta Warsawa–Lublin. Rel itu menghubungkan ibu kota Polandia dan perbatasan Ukraina.
Laporan Pemerintah Polandia negaranya menjadi target utama Rusia di Eropa sejak perang Ukraina pecah. Sebab, Polandia adalah pusat penyaluran bantuan ke Kiev.
“Informasi paling penting adalah kami berhasil mengidentifikasi warga yang bertanggung jawab atas aksi sabotase ini,” ucap Tusk di depan parlemen Polandia seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/11).
Tusk menambahkan, mereka yang menjadi otak sabotase sudah lama bekerja dengan intelijen Rusia.
“Dalam kasus-kasus ini, kami yakin upaya meledakkan rel dan merusak infrastruktur perkeretaapian tersebut disengaja dan bertujuan menyebabkan bencana lalu lintas kereta api,” ujarnya.
Tuduhan Tusk direspons juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Dia membantah segala tuduhan sabotase dan keterlibatan Rusia dalam kejadian yang terjadi di Polandia.
"Rusia dituduh melakukan semua manifestasi perang langsung dan hibrida yang sedang terjadi," kata Peskov.
Trending Now