Polandia Tutup Konjen Rusia Terakhir Imbas Ledakan Rel Kereta

19 November 2025 18:34 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polandia Tutup Konjen Rusia Terakhir Imbas Ledakan Rel Kereta
Polandia menuduh Rusia sebagai otak ledakan rel kereta Warsawa-Ukraina. Polandia memutuskan menutup konsulat Rusia terakhir yang tersisa di negaranya.
kumparanNEWS
Ilustrasi Rusia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rusia. Foto: Shutterstock
Polandia menyatakan akan menutup konsulat Rusia terakhir yang tersisa di Gdansk, sebelah utara negaranya. Keputusan ini dikeluarkan usai upaya sabotase jalur kereta api ke Ukraina yang diduga dilakukan Rusia.
"Saya telah memutuskan untuk mencabut persetujuan pengoperasian konsulat Rusia di Gdansk," kata Menlu Polandia Radoslaw Sikorski kepada wartawan, Rabu (19/11), dikutip dari AFP.
Dengan langkah ini, maka satu-satunya misi diplomatik Rusia yang akan tetap beroperasi di Polandia adalah kedutaan besar di Warsawa.
"Hubungan dengan Polandia sepenuhnya memburuk. (Keputusan) ini mungkin adalah gejala dari memburuknya hubungan ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam tanggapannya.
"Kami hanya bisa menunjukkan penyesalan di sini," lanjutnya.
Sebelumnya, PM Polandia Donald Trusk menuduh dua warga Ukraina yang bekerja untuk intelijen Rusia sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ledakan di rel kereta menuju Ukraina. Tusk menyebut dua orang itu kabur ke negara sekutu dekat Rusia di Eropa, Belarusia.
Ledakan itu terjadi di jalur kereta Warsawa-Lublin pada pekan lalu. Rel itu menghubungkan ibu kota Polandia dan perbatasan Ukraina. Laporan pemerintah Polandia menyatakan negaranya menjadi target utama Rusia di Eropa sejak perang Ukraina pecah. Sebab, Polandia merupakan pusat penyaluran bantuan ke Kiev.
Dalam sejarahnya, hubungan Polandia dan Rusia memang selalu tegang. Namun, hubungan kedua negara semakin memburuk sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022. Polandia diketahui merupakan salah satu sekutu utama Ukraina.
Trending Now