Polisi: Alex Sempat Coba Kuburkan Alvaro, tapi Gagal karena Tanah Keras

27 November 2025 15:44 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi: Alex Sempat Coba Kuburkan Alvaro, tapi Gagal karena Tanah Keras
Alex sempat berniat menguburkan jenazah anak tirinya itu di Tenjo, Bogor, namun gagal lantaran kondisi tanah yang keras.
kumparanNEWS
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicholas Ary Lilipaly mengungkap detail baru soal upaya Alex Iskandar (49), ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6), dalam menghilangkan jejak setelah membunuh korban.
Ia menjelaskan bahwa Alex sempat berniat mengaburkan jenazah anak tirinya itu di Tenjo, Bogor, namun gagal lantaran kondisi tanah yang keras.
β€œAwalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam pacul juga, cangkul. Tapi karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu,” ujar Lilipaly kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (27/11).
Alex memilih Tenjo karena mengenal daerah tersebut dan menilai lokasinya sepi. Ia sudah sering datang ke wilayah itu dan mengetahui titik-titik yang dianggap aman untuk membuang jenazah.
Menurut polisi, Alex membawa jenazah Alvaro yang telah ia masukkan ke kantong plastik hitam dari rumahnya di Tangerang, kemudian menuju Tenjo pada 9 Maret.
Proses pencarian bagian tubuh Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Kapolres juga menyebut bahwa setelah membuang jenazah, Alex sempat kembali sebulan kemudian karena merasa was-was. Ia khawatir sidik jari pada plastik pembungkus bisa mengarah kepadanya.
β€œDia meminta bantuan saksi kunci berinisial G untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi. Tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing,” katanya.
Setelah diangkat, jenazah kembali dibungkus dengan dua plastik hitam tambahan sebelum dibuang lagi di lokasi sekitar Jembatan Cilalay, Kecamatan Tenjo, Bogor. Ketika ditemukan di Kali Cirewed, Kabupaten Bogor pada Minggu (23/11), jasad bocah itu hanya tinggal tulang belulang.
Trending Now