Polisi Inggris Selidiki Penyerangan Sinagoge Manchester sebagai Serangan Teroris
3 Oktober 2025 17:58 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Polisi Inggris Selidiki Penyerangan Sinagoge Manchester sebagai Serangan Teroris
Polisi Inggris masih menyelidiki motif penyerangan sinagoge di Manchester. Namun, penyelidikan dilakukan sebagai serangan teroris.kumparanNEWS

Kepolisian Inggris telah mengidentifikasi pelaku penyerangan sinagoge (tempat ibadat Yahudi) di Manchester. Pelaku teridentifikasi sebagai Jihad Al-Shamie (35), warga Inggris keturunan Suriah yang masuk ke Inggris saat masih kecil dan menjadi warga negara Inggris pada 2006.
Dikutip dari AP, Jumat (3/10), polisi sedang menyelidiki penyerangan ini sebagai serangan teroris.
Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood mengatakan, pelaku tidak dikenal polisi atau masuk dalam database Prevent, program antiteror nasional yang berupaya mengidentifikasi mereka yang berisiko teradikalisasi.
Mahmood mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan pelaku beraksi sendiri atau bagian dari kelompok teroris.
Polisi juga mengatakan masih menyelidiki motif penyerangan. Usai serangan, polisi menangkap tiga orang yang dicurigai atas dugaan persiapan atau pelaksanaan aksi terorisme. Dua adalah laki-laki berusia 30-an dan perempuan berusia 60-an.
Serangan ini terjadi saat umat Yahudi berkumpul di sinagoge untuk merayakan Yom Kippur, hari pengampunan dan hari paling khidmat dalam kalender Yahudi.
Pemimpin Yudaisme Ortodoks di Inggris, Kepala Rabbi Ephraim Mirvis, mengatakan serangan itu merupakan akibat dari gelombang kebencian Yahudi yang muncul di jalanan dan daring.
"Ini adalah hari yang kami harapkan tidak akan kami lihat, tapi jauh di lubuk hati, kami tahu hari ini akan datang," katanya di media sosial.
Pemimpin agama dan politik mengecam serangan ini dan berjanji akan menenangkan komunitas Yahudi Inggris yang jumlahnya sekitar 300 ribu orang.
Polisi mengatakan petugas tambahan akan berjaga di sekitar Manchester hari ini dan sepanjang akhir pekan untuk mengamankan komunitas.
