Polisi Masih Tunggu Hasil DNA soal Staf Kemendagri Hanyut di Kali Ciliwung

13 Juli 2025 14:11 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi Masih Tunggu Hasil DNA soal Staf Kemendagri Hanyut di Kali Ciliwung
Polisi membeberkan perkembangan kasus penemuan mayat di Kali Ciliwung.
kumparanNEWS
Suasana pemukiman padat pendudukan di Kali Ciliwung, Kebon Pala, Jakarta, Rabu (16/4/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemukiman padat pendudukan di Kali Ciliwung, Kebon Pala, Jakarta, Rabu (16/4/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Polisi membeberkan perkembangan kasus penemuan mayat di Kali Ciliwung. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki dan diduga staf Kemendagri.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan keluarga korban. Korban berinsial OS alias Oden Sumantri (47).
โ€œYa ngasih ciri-ciri saja, ngasih ciri-ciri saja,โ€ kata Mansur saat dihubungi, Minggu (13/9).
Ilustrasi penemuan mayat. Foto: Fatah Afrial/kumparan
Saat ditanya apakah ciri-ciri yang disampaikan keluarga cocok dengan korban, polisi menyebut masih perlu menunggu hasil DNA.
โ€œIya, sementara seperti itu, tapi untuk biar lebih akurat untuk memastikan nanti tunggu tes DNA,โ€ jelasnya.
Sejauh ini hasil tes DNA belum keluar. โ€œBelum, belum,โ€ katanya.
Sebelumnya mayat OS ditemukan di Kali Ciliwung pada Rabu (9/7). Ketika ditemukan, kepala korban hanya tinggal sebagian.
"Untuk kepala korban masih ada, hanya saja sebagian sudah hilang dugaan sementara di makan oleh binatang karena saat di lakukan evakuasi di TKP banyak biawak di sekitar badan korban," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, Kamis (10/7).
Korban sebelumnya sempat memancing di Puncak Bogor. Namun karena hujan deras, dan terjadi longsor, korban hilang dan hanyut.
Oden kala itu memancing di Desa Cipayung. Ia pun sudah diperingatkan oleh pengelola pemancingan agar pindah dari tebingan kolam ikan.
Sedangkan Wamendagri Bima Arya Sugiarto menuturkan, hasil penelusuran pihaknya, korban merupakan staf di biro umum.
"Diduga staf pengemudi biro umum Kemendagri," kata Bima.
Trending Now