Potret Memilukan Aceh Tamiang: 90% Terendam Banjir, Aktivitas Lumpuh Total

2 Desember 2025 13:59 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Potret Memilukan Aceh Tamiang: 90% Terendam Banjir, Aktivitas Lumpuh Total
Aceh Tamiang merupakan salah satu lokasi terdampak parah banjir bandang dan longsor.
kumparanNEWS
Kapolda Aceh "Menerobos" Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang. Foto: Dok. Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Aceh "Menerobos" Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang. Foto: Dok. Polri
Aceh Tamiang merupakan salah satu lokasi terdampak parah banjir bandang dan longsor. Daerah ini disebut-sebut masih terisolir dan banyak warga belum menerima bantuan.
Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah bersama pejabat utama Polda Aceh, meninjau langsung Aceh Tamiang.
Ali dan rombongan menempuh perjalanan darat selama lima hari penuh, melewati jalur yang terputus, terendam air, tertutup lumpur pekat, serta di sejumlah titik harus menyeberang dengan perahu imbas jalan raya berubah total menjadi sungai deras.
Aceh Tamiang, salah satu kabupaten di Provinsi Aceh, yang terkena banjir-longsor pada akhir November 2025. Foto: Google Maps
Kapolda Aceh "Menerobos" Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang. Foto: Dok. Polri
Di sejumlah lokasi, rombongan harus memasuki jalur yang telah berubah menjadi sungai lumpur dengan ancaman longsor dan arus deras yang setiap saat dapat mengancam nyawa.
β€œSaya harus tiba di Tamiang. Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi musibah ini. Dan mengecek langsung kondisi mako serta memastikan kesiapan personel dalam penanganan dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Marzuki dalam keterangannya, Selasa (2/12).
Begitu tiba di lokasi, Ali langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada seluruh jajaran. Ia memerintahkan percepatan evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.
Kapolda Aceh "Menerobos" Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang. Foto: Dok. Polri
Kapolda Aceh "Menerobos" Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang. Foto: Dok. Polri
Pendataan korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan logistik mendesak juga diperintahkan untuk dipercepat agar bantuan dapat disalurkan tanpa hambatan birokratis maupun kendala lapangan.
β€œBanjir ini bukan hanya menguji ketahanan infrastruktur, tetapi juga mengguncang solidaritas kemanusiaan kita. Setiap warga harus mendapatkan perlindungan. Setiap keluarga harus tersentuh bantuan. Tidak boleh ada satu pun yang terabaikan,” kata Ali.
Kapolda Aceh "Menerobos" Lumpur dan Banjir tiba di Tamiang. Foto: Dok. Polri

90 Persen Terendam, Aktivitas Lumpuh

Dari hasil peninjauan, Ali yang didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan Kapolres Tamiang AKBP Muliadi mengatakan 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam, aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total, dan bahkan kantor pemerintahan, Kodim, serta Polres terdampak.
Ali segera mengajukan bantuan tambahan kepada Mabes Polri, termasuk pengerahan pasukan recovery serta permintaan helikopter angkut untuk mempercepat distribusi logistik terutama makanan dan obat-obatan ke kawasan yang terisolir dan tidak dapat ditembus jalur darat.
β€œSeluruh aktivitas ekonomi berhenti. Tidak ada pedagang, tidak ada pelayanan kebutuhan dasar, dan banyak wilayah benar-benar terputus. Kita membutuhkan dukungan pusat agar penanganan bencana ini dapat dilakukan secepat mungkin. Fokus kita satu: menyelamatkan masyarakat,” kata Ali.
Kapolda Aceh menegaskan, Polri akan berdiri di garda terdepan, bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dan TNI, untuk memastikan Aceh Tamiang segera bangkit dari bencana besar ini.
Trending Now