Prabowo Bertemu PM Selandia Baru, Minta Guru Bahasa Inggris Buat Latih PMI

31 Oktober 2025 19:44 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Bertemu PM Selandia Baru, Minta Guru Bahasa Inggris Buat Latih PMI
Prabowo dan PM Selandia Baru bertemu Christopher Luxon di sela-sela kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025.
kumparanNEWS
Pertemuan Bilateral Presiden Prabowo dengan PM Selandia Baru Luxon, Gyeongju, Jumat (31/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Bilateral Presiden Prabowo dengan PM Selandia Baru Luxon, Gyeongju, Jumat (31/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon di sela-sela kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta dukungan Selandia Baru untuk mengirimkan pengajar untuk mengajarkan Bahasa Inggris kepada calon pekerja migran Indonesia (PMI).
β€œSaya juga minta kalau ada guru-guru dari Selandia Baru yang bisa bantu kita. Kita mau nambah sekolah atau kursus-kursus bahasa Inggris untuk pekerja-pekerja kita yang mau ke luar negeri. Saya kira bahasa sangat penting dan ini sedang kita bahas,” kata Prabowo usai pertemuan bilateral di sela-sela acara KTT di Gyeongju, Republik Korea, Jumat (31/10).
Pertemuan Bilateral Presiden Prabowo dengan PM Selandia Baru Luxon, Gyeongju, Jumat (31/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Selain soal dukungan pelatihan bahasa Inggris, Prabowo juga membahas mengenai peluang kerja sama di bidang pendidikan dan juga pertanian.
β€œMau kerja sama di bidang pertanian, pendidikan, kita ingin juga kirim lebih banyak mahasiswa untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi. Kita sangat butuh dokter dan dokter gigi,” ucap Prabowo.
Pertemuan Bilateral Presiden Prabowo dengan PM Selandia Baru Luxon, Gyeongju, Jumat (31/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Tak hanya itu, Prabowo dan Luxon juga turut membahas mengenai situasi geopolitik dunia yang masih penuh dengan ketidakpastian.
”Geopolitik juga sangat masih sangat rawan, banyak sekali konflik, kita berusaha untuk menurunkan suhu, meredakan,” tutup Prabowo.
Trending Now