Prabowo Mau Sebar 1 Juta IFP: Orang 'Pintar' Pasti Bilang Program Gila Prabowo

17 November 2025 13:23 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Mau Sebar 1 Juta IFP: Orang 'Pintar' Pasti Bilang Program Gila Prabowo
Presiden Prabowo Subianto mulai menggencarkan digitalisasi pendidikan.
kumparanNEWS
Siswa-siswi SMPN 13 Surabaya saat pembelajaran menggunakan smartboard. Foto: Dok. SMPN 13 Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Siswa-siswi SMPN 13 Surabaya saat pembelajaran menggunakan smartboard. Foto: Dok. SMPN 13 Surabaya
Presiden Prabowo Subianto mulai menggencarkan digitalisasi pendidikan. Salah satu caranya, selain memperbaiki sekolah yakni dengan menyebar interactive flat panel (IFP) atau smartboard ke seluruh sekolah di Indonesia.
Sejauh ini, baru 172 ribu IFP yang disebar ke sekolah. Prabowo mau menambah sebanyak 1 juta IFP ke sekolah-sekolah di Indonesia pada tahun depan.
Nantinya, setiap sekolah akan memiliki 3 smartboard untuk belajar di kelas.
"Tahun depan sasaran kita adalah menambah 3 panel, berarti 3 kelas lagi untuk semua sekolah di Indonesia. Berarti tahun depan kita akan pasang insyaallah 1 juta panel kira-kira," ujar Prabowo dalam pidatonya pada Peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin (17/11).
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Prabowo menyebut, pasti akan ada orang 'pintar' yang mengomentari kebijakannya ini.
"Nanti pasti ada orang pintar, 'Apa bisa? Enggak mungkin. Ini program gila Prabowo'," katanya.
Prabowo mengatakan, ketika orang-orang meragukan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dirinya membuktikan sudah dapat memberikan MBG kepada 44 juta orang. Ia menyebut, capaian penerima manfaat MBG itu adalah salah satu prestasi terbesar di dunia.
"Salah satu prestasi tercepat terbesar di dunia. Presiden Brasil menyampaikan ke saya, Brasil memerlukan 11 tahun untuk mencapai 40 juta. Kita belum sampai 12 bulan. Sudah mencapai 44 juta," tandasnya.
Trending Now