Prabowo Sebut 43 Juta Orang Sudah Ikuti Program CKG, Singgung Kekurangan Dokter

20 Oktober 2025 17:16 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Sebut 43 Juta Orang Sudah Ikuti Program CKG, Singgung Kekurangan Dokter
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sudah 43 juta orang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
kumparanNEWS
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sudah 43 juta orang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang sedang berulang tahun.
β€œSebanyak 43 juta orang sudah menggunakan program Cek Kesehatan Gratis. Saya kira ini program pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia,” kata Prabowo saat memberikan pidato dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).
Dari hasil pemeriksaan, menurut Prabowo, banyak masyarakat yang mengalami permasalahan pada gigi.
Di sisi lain, melalui program tersebut, Prabowo menyadari bahwa Indonesia saat ini kekurangan banyak dokter.
β€œKita tahu dokter umum saja kita kekurangan, kekurangan yang sangat besar. Kalau tidak salah, kekurangan di atas 140 ribu dokter,” papar Prabowo.
Presiden Prabowo menyampaikan paparan saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/10/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Prabowo menambahkan, permasalahan kekurangan dokter maupun dokter spesialis tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami oleh beberapa negara maju.
Oleh karena itu, menurut Prabowo, diperlukan kebijakan strategis untuk mengatasi persoalan tersebut.
Petugas kesehatan memeriksa kondisi gigi siswa saat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SD Negeri 2 Cideng, Jakarta, Senin (4/8/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
β€œArtinya, kebijakan pendidikan kita harus disesuaikan. Berarti kita harus menambah fakultas kedokteran, dan fakultas kedokterannya pun harus menambah jumlah mahasiswanya,” tuturnya.
β€œDan kalau perlu, bisa ditambah beasiswa. LPDP mungkin bisa menjadi prioritas paling atas untuk bidang kedokteran,” pungkasnya.
Trending Now