Pram Soal CFN Batal: Tak Apa-apa, Kita Kaji Mendalam

5 Juli 2025 14:29 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pram Soal CFN Batal: Tak Apa-apa, Kita Kaji Mendalam
"Makanya saya bilang, udah nggak apa-apa untuk Car Free Day-nya (CFN) kita kaji secara mendalam," ujar Pram.
kumparanNEWS
Sejumlah warga duduk saat Car Free Night menyambut malam tahun baru 2025 di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (31/12/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga duduk saat Car Free Night menyambut malam tahun baru 2025 di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (31/12/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Car Free Night (CFN) yang sedianya digelar pada Sabtu malam ini (5/7) batal dilaksanakan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan keputusan pembatalan diambil setelah mempertimbangkan potensi gangguan terhadap kegiatan masyarakat, terutama acara pernikahan di hotel-hotel sekitar kawasan yang direncanakan ditutup.
β€œYa, itu kita kaji secara detail ya. Kan kebetulan begini lah, kan rencana ada acara menyambut Muharam dan menutup jalan,” ujar Pram usai menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Da'i Muda Jakarta dan Santunan Yatim di Masjid Jami' Fajrul Islam, Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (5/7).
Pram menjelaskan, penutupan jalan, khususnya di kawasan strategis seperti Jalan Thamrin dan Gatot Subroto, berpotensi menimbulkan gangguan besar sejak sore hari. Terutama, kata dia, pada Minggu (6/7) akan digelar acara pencak silat di Bundaran HI yang ditargetkan memecahkan rekor MURI dan membutuhkan persiapan sejak malam sebelumnya.
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di acara Pengukuhan Pengurus Da'i Muda Jakarta dan Santunan Yatim di Masjid Jami' Fajrul Islam, Gandaria, Kebayoran Baru, Jaksel, Sabtu (5/7). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Lebih lanjut, Pram menekankan prinsip utama pembatalan ini adalah untuk tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya tamu-tamu pernikahan yang menginap di hotel sekitar lokasi acara.
β€œYang prinsip adalah saya tidak mau Car Free Day yang malam itu (CFN) mengganggu hotel-hotel yang kemudian menerima tamu untuk pernikahan yang biasanya baru selesai jam 10 malam. Jadi sebagai gubernur dan wakil gubernur, saya dan Bang Doel, pasti harus wise untuk memutuskan supaya tidak mengganggu, tetapi juga akan memberikan ruang yang lebih baik untuk warga berinteraksi,” tutup Pram.
Trending Now