Pramono Luncurkan KJP Try Out, Bantu Siswa Siap Masuk Perguruan Tinggi

29 Oktober 2025 15:12 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pramono Luncurkan KJP Try Out, Bantu Siswa Siap Masuk Perguruan Tinggi
Program try out perdana ini melibatkan 472 siswa Kelas XII yang merupakan penerima KJP Plus dari enam SMA Negeri di Jakarta Timur.
kumparanNEWS
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Try Out bagi siswa kelas XII di Jakarta Timur, Selasa (21/10). Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Try Out bagi siswa kelas XII di Jakarta Timur, Selasa (21/10). Foto: Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Try Out bagi siswa kelas XII di Jakarta Timur, pada Selasa (21/10). Sesuai namanya, pelajar penerima KJP Plus dapat menerima try out gratis dalam rangka persiapan masuk perguruan tinggi melalui program ini.
Pramono mengungkapkan, KJP Try Out bertujuan memberi kesempatan yang adil dan setara bagi siswa dari keluarga kurang mampu penerima KJP, agar dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Harapannya agar para siswa mendapatkan kesempatan yang adil dan setara, yang kemudian membuat mereka lebih percaya diri untuk bisa melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai pilihannya masing-masing," ujarnya.
Try out ini merupakan bagian dari Program Kerja Wali Kota Jakarta Timur Bidang Pendidikan bagi siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Selain menjadi inisiator, Jakarta Timur juga daerah pertama yang akan melaksanakan program ini. Try out perdana melibatkan 472 siswa Kelas XII yang merupakan penerima KJP Plus dari enam SMA Negeri.
β€œJakarta Timur ini sebagai inisiator, sebagai pemula. Mudah-mudahan program ini berkelanjutan dan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan swasta yang dilakukan secara creative financing," ungkap Pramono.
Pramono berharap try out gratis ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain. Ia pun telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan agar program serupa dapat dilakukan di seluruh wilayah Jakarta.
"Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar daerah-daerah lain melakukan hal yang sama," tambahnya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Try Out bagi siswa kelas XII di Jakarta Timur, Selasa (21/10). Foto: Pemprov DKI Jakarta
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengungkapkan program ini dapat memberikan kesempatan belajar yang setara dan adil, termasuk dalam menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi siswa penerima KJP.
"Agar mereka memiliki pengalaman dan kepercayaan diri yang sama seperti siswa lainnya ketika menghadapi ujian tulis berbasis komputer untuk masuk ke perguruan tinggi negeri maupun swasta," jelasnya.
Antusiasme pun terlihat dari para siswa yang hadir dalam peresmian program KJP Try Out, salah satunya Rifa Ramanjani, siswi kelas 12 SMA 89 Jakarta. Menurutnya, program ini bisa menjadi kesempatan berharga bagi siswa seperti dirinya agar lebih siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
β€œKami berterima kasih banyak kepada Bapak Pramono dan juga Pak Wali Kota karena sudah meluncurkan program ini yang sangat bermanfaat bagi siswa-siswi yang ada di Jakarta untuk melanjutkan ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri),” ucapnya.
Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengukur kemampuan akademik dan merasakan simulasi ujian yang sesungguhnya, sekaligus berlatih meningkatkan daya saing dalam seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Nantinya, materi yang diujikan sudah disesuaikan dengan struktur Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Literasi yang dilakukan lima kali dengan periode waktu Oktober 2025-Februari 2026. Program ini akan diperluas hingga 40 SMA Negeri lain di Jakarta Timur dengan total peserta 3.304 siswa.
Seluruh progres try out dapat dipantau secara langsung sehingga hasilnya bisa dijadikan bahan evaluasi bagi peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa. Selain itu, 20 siswa terbaik juga akan diberi bimbingan intensif dari tim guru dari Naiju sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mereka.
Melalui bantuan pendidikan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan yang berdampak terhadap perbaikan kesejahteraan masyarakat.
Trending Now