Pramono Sebut Lonjakan Influenza A Bukan Pandemi: Bisa Segera Disembuhkan

22 Oktober 2025 10:46 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pramono Sebut Lonjakan Influenza A Bukan Pandemi: Bisa Segera Disembuhkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan lonjakan kasus influenza A di Jakarta bukan pandemi seperti COVID-19.
kumparanNEWS
Gubernur Jakarta Pramono Anung di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta Timur pada Sabtu (18/10). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jakarta Pramono Anung di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta Timur pada Sabtu (18/10). Foto: Abid Raihan/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan lonjakan kasus influenza A di Jakarta bukan pandemi seperti COVID-19.
Ia mengatakan, pasien yang terjangkit influenza A bisa segera ditangani di puskesmas maupun rumah sakit.
β€œKalau di Jakarta, saya memastikan bukan menjadi pandemi. Memang ada satu, dua (kasus) dan sekarang ini COVID seperti flu,” ujar Pramono di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (22/10).
Menurutnya, warga yang terjangkit virus influenza A dapat segera mendapatkan penanganan medis di puskesmas maupun rumah sakit dan cepat pulih.
β€œDan beberapa memang akhirnya ada yang di puskesmas, ada yang di rumah sakit, dan mereka segera bisa disembuhkan,” ucap Pramono.
Ia menegaskan kondisi saat ini berbeda dengan masa pandemi COVID-19 yang sempat membuat sistem kesehatan kewalahan.
β€œJadi bukan seperti yang COVID ketika yang seperti yang lalu. Sekarang ini sudah seperti flu dan memang beberapa terjadi,” tambahnya.

1,9 juta Kasus ISPA di Jakarta

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan ada 1m9 juta kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jakarta sejak Januari hingga Oktober 2025. Kasus ini mengalami peningkatan mulai Juli 2025.
ISPA begitu mudah tersebar karena bisa menular melalui droplet maupun aerosol di udara. Faktor polusi udara hingga musim kemarau basah juga menambah mudah penularan ISPA.
Gejala ISPA meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam. Gejala tambahan dapat berupa hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, bersin, serta suara serak.
Karena itu, bila warga merasa mengalami gejala itu segera memeriksakan ke dokter.
Warga memberikan ayam dagangannya untuk diperiksa oleh dokter hewan prihal pemeriksaan virus Avian Influenza guna memastikan kesehatan ayam jelang bulan suci Ramadhan di Bogor, Jawa Barat pada 13 Maret 2023. Foto: Aditya Aji/AFP

Kasus Influenza Meningkat di ASEAN

Sebelumnya, beberapa negara di kawasan ASEAN mengalami peningkatan kasus influenza A. Malaysia, misalnya, melaporkan lebih dari 6.000 kasus pada pertengahan Oktober ini.
Kementerian Kesehatan RI telah memperingatkan masyarakat terkait potensi meningkatnya kasus influenza A, khususnya tipe H3N2, di Indonesia.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk menggencarkan vaksinasi bagi masyarakat kelompok rentan agar penularan bisa ditekan.
Trending Now