Pramono soal Banyak Proyek Galian di Jalan: Jakarta Sedang Membangun

24 Agustus 2025 10:01 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pramono soal Banyak Proyek Galian di Jalan: Jakarta Sedang Membangun
Pramono menyebut Jakarta memang sedang membangun. Di sejumlah tempat, kemacetan tak terhindarkan.
kumparanNEWS
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalur kereta ringan atau 'light rail transit' (LRT) Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Senin (25/12/2023). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalur kereta ringan atau 'light rail transit' (LRT) Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Senin (25/12/2023). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkap alasan banyaknya proyek galian yang ada di sejumlah jalan Jakarta. Galian ini kerap menyebabkan kemacetan.
Dia menjelaskan, Jakarta saat ini sedang dalam proses pembangunan. Mulai dari merapikan masalah perkabelan hingga jalur air bersih.
"Ya memang Jakarta kan sedang membangun. Persoalan untuk memasukkan kabel ke dalam, kemudian sanitasi, kemudian juga saluran-saluran air. Inilah yang sedang ditangani dan ini mau tidak mau harus tetap dilakukan," kata Pramono di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (24/8).
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta, Selasa (7/2/2023). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto
Pramono mengungkapkan, proyek yang saat ini sedang diprioritaskan adalah pembangunan jalur pejalan kaki.
"Saya sudah meminta kepada jajaran Bina Marga, Dinas Perhubungan, untuk pedestrian itu menjadi prioritas saya. Dan itu bagi yang sudah tidak lagi membangun kabel dan sebagainya, pendestriannya yang akan diutamakan," jelas dia.
Gubernur Jakarta Pramono Anung di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Namun dia mengeklaim, kemacetan yang terjadi akibat proyek galian saat ini hanya ada di Jalan TB Simatupang.
"Kalau daerah-daerah lain memang di luar Simatupang ya, ada penurunan terhadap kemacetan. Tapi di TB Simatupang parah," ungkap dia.
Pramono juga meminta maaf atas kondisi ini. Dia mengakui kemacetan tak bisa terhindarkan.
Trending Now