Pramono soal Bongkar Tiang Monorel: Supaya Bang Yos Tidurnya Lebih Nyenyak

11 Januari 2026 12:21 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pramono soal Bongkar Tiang Monorel: Supaya Bang Yos Tidurnya Lebih Nyenyak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, tiang monorel mangkrak yang berdiri sejak 2004 di sepanjang Jalan Rasuna Said segera dibongkar dengan anggaran Rp 100 miliar.
kumparanNEWS
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kondisi usai kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (16/12/2025). Foto: Amira Nada/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kondisi usai kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (16/12/2025). Foto: Amira Nada/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, tiang monorel mangkrak yang berdiri sejak 2004 di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, segera dibongkar.
Pembongkaran dimulai pekan depan sebagai bagian dari penataan besar-besaran kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kendaraan melintas diantara tiang-tiang bekas pembangunan monorel yang mangkrak di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (7/1/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Ia menyebut, proyek monorel yang tak pernah tuntas itu selama ini menjadi beban bagi Gubernur DKI 1997 hingga 2007, Sutiyoso (Bang Yos).
Bang Yos adalah pencetus pembangunan monorel pada 2004 sebagai solusi kemacetan. Proyek ambisius tersebut kemudian mangkrak dan tidak pernah terselesaikan.
β€œMinggu depan ini, monorel yang sudah dibangun dari tahun 2004 kita bongkar. Dan saya berharap Bang Yos supaya tidurnya bisa lebih nyenyak, karena monorel itu rupanya bagi beliau menjadi beban pribadi, ” ujar Pramono saat menghadiri Haul ke-85 Mohammad Husni Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1).

Anggaran Rp 100 M Bukan Hanya Buat Bongkar Tiang Mangkrak

Politikus PDIP ini menegaskan pembongkaran tiang monorel bukan sekadar meruntuhkan struktur yang sudah bertahun-tahun mangkrak, tetapi sekaligus merapikan kawasan dan memperbaiki infrastruktur jalan.
β€œRp 100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar, tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan, dan sebagainya. Biaya keseluruhan untuk memperbaiki Jalan Rasuna Said itu angkanya Rp 100 miliar. Kalau bongkar saja, kecil bangetlah harganya,” jelasnya.
Pengendara sepeda motor melintas di samping tiang monorel yang mangkrak di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (9/1/2026). Foto: Ika Maryani/ANTARA FOTO
Kendaraan melintas di samping tiang monorel yang mangkrak di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (9/1/2026). Foto: Ika Maryani/ANTARA FOTO
Pramono berencana mengundang Sutiyoso saat proses pembongkaran dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penutup fase panjang polemik monorel Jakarta.
β€œMaka minggu depan ini kita akan undang Bang Yos, untuk hadir supaya monorel itu kita bersihkan, jalannya kita rapikan,” katanya.
Pembongkaran tiang monorel menjadi salah satu langkah Pramono dalam melanjutkan dan merapikan berbagai pekerjaan besar Jakarta yang tertunda sejak era pemerintahan sebelumnya. Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan lama dan memperbaiki tata kota agar Jakarta semakin tertata dan fungsional.
Trending Now