Pratikno soal Rehabilitasi Warga Terdampak Banjir Sumatera: Target 100 Hari
3 Desember 2025 15:27 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Pratikno soal Rehabilitasi Warga Terdampak Banjir Sumatera: Target 100 Hari
Pratikno mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan skema rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap para korban bencana Sumatera.kumparanNEWS

Pemerintah mulai menyiapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera.
Proses itu ditargetkan dapat terlaksana dalam kurun waktu 100 hari.
"Targetnya dalam 100 hari," kata Menko PMK Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (3/12).
Masyarakat, sambung Pratikno, dapat melakukan pengawasan atas kinerja pemerintah. Menurut dia, pemerintah tak hanya akan fokus memberi bantuan logistik tapi membuat warga Sumatera memiliki harapan menata kembali kehidupannya pascabencana.
"Fokus pemerintah bukan hanya membagi bantuan logistik seperti beras dan mi instan tetapi menjaga semua warga agar punya harapan untuk membangun kembali kehidupan," ucap dia.
Pratikno menyampaikan permintaan maaf apabila masih banyak kekurangan dalam menangani bencana longsor dan banjir di Sumatera. Dia memastikan pemerintah sudah mengerahkan semua sumber daya agar penanganan dilakukan secara cepat dan efektif.
"Marilah kita berikan juga apresiasi bagi seluruh petugas dan relawan yang berjibaku di tengah lapangan untuk menyelamatkan para korban di tengah situasi yang sangat sangat tidak mudah," kata dia.
"Terakhir kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat solidaritas dan tetap bersatu demi keselamatan dan recovery pemulihan semua pihak," lanjut dia.
Dalam konferensi pers ini, selain Pratikno, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima Jenderal Agus Subiyanto, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono juga hadir.
Berdasarkan data BNPB per Rabu (3/12) pagi, korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi sebanyak 753 orang. Selain itu terdapat 650 orang masih belum ditemukan dan 2,6 ribu orang terluka.
