Presiden Suriah Ungkap Hadiah Misterius di Masjid Umayyah
9 Desember 2025 6:34 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Presiden Suriah Ungkap Hadiah Misterius di Masjid Umayyah
Misteri kotak besar berjubah kain hijau yang muncul di Masjid Umayyah, Damaskus, telah terjawab. kumparanNEWS

Misteri kotak besar berjubah kain hijau yang muncul di Masjid Umayyah, Damaskus, telah terjawab. Isi kotak yang merupakan hadiah dari Kerajaan Arab Saudi itu diungkapkan langsung oleh Presiden Suriah Ahmed Al-Sharaa.
Dalam pidato di mimbar Masjid Umayyah menyambut Hari Pembebasan pada Senin (8/12/2025), Al-Sharaa mengumumkan isi hadiah itu.
Al-Sharaa dalam pidatonya mengatakan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman memberikan hadiah bagi rakyat Suriah berupa potongan kiswah (kain penutup Ka'bah). Dengan pengumuman ini, spekulasi yang beredar sebelumnya telah menemukan jawaban.
โKami memilih menempatkan karya tersebut [kiswah] di Masjid Umayyah agar ikatan cinta dan persaudaraan dapat terjalin dari Makkah hingga Syam [Suriah],โ ujar Al-Sharaa yang membawa Suriah menjalin hubungan baik dengan Arab Saudi dan Amerika Serikat ini.
Setelah berpidato berisi ucapan syukur dan janji membangun Suriah dan menegakkan keadilan, Al-Sharaa turun mimbar dan menuju kotak raksasa yang telah beberapa hari berada di Masjid Umayyah itu. Dia lalu menyaksikan pembukaan kain hijau yang menutupi kotak itu.
Begitu kain diangkat dan digulung, yang terlihat adalah kotak kaca transparan, memperlihatkan isinya berupa potongan kiswah yang cukup panjang.
Kain kiswah itu berisi kutipan ayat Al-Quran yang disulam dengan benang warna emas. Ayat itu berasal dari Surah Al-Baqarah ayat 125 yang artinya:
"Dan ingatlah ketika Kami menjadikan Baitullah (Kaโbah) sebagai tempat kembali bagi manusia dan tempat yang aman, dan jadikanlah sebagian dari maqam Ibrahim sebagai tempat salat.โ
Kiswah atau kain hitam bersulam benang warna emas yang berfungsi menutup Ka'bah, diganti setiap tahun. Kiswah โ yang menelan ongkos produksi lebih Rp 100 miliar โ setelah "pensiun" akan dipotong-potong menjadi berbagai bagian dan dijadikan cenderamata/hadiah untuk tamu kehormatan atau sahabat pemerintah Arab Saudi.
Sekilas Masjid Umayyah
Adapun Masjid Umayyah dibangun pada masa pemerintahan Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik dan selesai sekitar tahun 715 M. Masjid ini merupakan peninggalan terbesar dan tertua dari masa Dinasti Umayyah.
Di dalam masjid, terdapat makam yang diyakini sebagai tempat penyimpanan kepala Nabi Yahya (Yohanes Pembaptis/John the Baptist). Hal ini menjadikannya situs yang dihormati baik dalam tradisi Islam maupun Kristen.
Salah satu menara di masjid ini dikenal sebagai Menara Timur/ Menara Putih atau Menara Yesus (Menara Isa), yang diyakini sebagai tempat Nabi Isa akan turun ke bumi pada akhir zaman untuk membunuh Dajjal.
Pada 8 Desember 2024 sesaat setelah menumbangkan rezim Assad tanpa perlawanan berarti, Al-Sharaa yang berstatus pemimpin HTS memimpin salat berjemaah dan berpidato di masjid bersejarah ini. Hari itu juga ditetapkan sebagai hari pembebasan rakyat Suriah dari tirani Assad.
Pada 8 Desember 2025 atau setahun Hari Pembebasan, Al-Sharaa yang kini berstatus Presiden Suriah di masa transisi, memipin salat Subuh berjemaah dan berpidato di mimbar, dengan baju sama persis dengan yang dipakainya di tempat yang sama.
