Projo Tutup Kongres III, Budi Arie Jadi Ketum Lagi

2 November 2025 16:50 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Projo Tutup Kongres III, Budi Arie Jadi Ketum Lagi
Dalam penutupan kongres, Projo memutuskan menunjuk Budi Arie Setiadi kembali menjadi ketua umum untuk periode 2025–2030.
kumparanNEWS
Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, dalam agenda Kongres ke-III Projo, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, dalam agenda Kongres ke-III Projo, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Kongres III Projo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, resmi ditutup pada Minggu (2/11). Kongres itu memutuskan menunjuk Budi Arie Setiadi kembali menjadi ketua umum untuk periode 2025–2030.
Dalam sambutannya, Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta kongres yang telah memilihnya untuk menakhodai organisasi tersebut.
β€œSejarah telah memanggil kita. Terima kasih, Bapak Ibu hadirin sekalian. Dalam Kongres III ini kembali saya dimandatkan untuk menjadi Ketua Umum Projo,” kata Budi.
Ia berharap ke depan seluruh massa Projo dapat bergerak bersama agar terus eksis di tengah masyarakat.
β€œKita berharap, saya berharap semuanya bisa sama-sama bekerja sama bergotong royong untuk menggerakkan Projo agar tetap dan terus eksis di masyarakat sesuai tema Kongres III Projo: Selalu Setia di Garis Rakyat,” ujarnya.
Penutupan Kongres ke-III Projo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (2/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa kongres Projo merupakan mandat organisasi agar segala bentuk visi dan misi dapat dijalankan dengan mekanisme yang terukur serta bisa dipertanggungjawabkan.
β€œJadi memang kemampuan Projo dalam mengorganisasi rakyat harus kita lakukan juga dalam mengorganisasi organisasi Projo itu sendiri,” imbuhnya.
Projo Bakal Sayembarakan Logo Baru
Dalam kesempatan itu, Budi juga menjelaskan alasan logo Projo tak lagi memakai siluet wajah Presiden ke-7 Joko Widodo. Ia menegaskan, tak ada perpecahan dengan Jokowi.
β€œTadi pagi saya masih komunikasi dengan Bapak Jokowi. Bahwa perubahan logo adalah bagian dari transformasi organisasi Projo untuk menjawab tantangan dan perkembangan zaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Menkominfo itu menuturkan bahwa pihaknya akan membuka sayembara logo baru Projo.
β€œNanti logonya sendiri akan kita sayembarakan sehingga partisipasi publik bisa muncul dalam menentukan logo Projo yang baru. Maka dari itu, saya berharap mudah-mudahan perjalanan panjang kita ini bisa kita lalui dengan berbagai dinamika yang ada,” tandasnya.
Trending Now