Propam Periksa Anggota Polres Jaksel Terkait Kematian Ayah Tiri Alvaro Kiano

1 Desember 2025 16:54 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Propam Periksa Anggota Polres Jaksel Terkait Kematian Ayah Tiri Alvaro Kiano
Pemeriksaan Propam dilakukan untuk menelusuri apakah ada pelanggaran prosedur yang dilakukan anggota saat memeriksa Alex Iskandar.
kumparanNEWS
Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan ledakan di SMAN 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan ledakan di SMAN 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
Propam Polda Metro Jaya tengah memeriksa anggota Polres Jakarta Selatan terkait kematian Alex Iskandar (49), ayah tiri Alvaro Kiano. Alex ditemukan tewas gantung diri di ruang konseling Mapolres Metro Jakarta Selatan, 23 November lalu.
Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri apakah ada pelanggaran prosedur dalam penanganan tersangka kasus pembunuhan anak berusia 6 tahun tersebut.
โ€œYa, sudah dilakukan pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Metro Jaya, nanti kami akan update kepada rekan-rekan juga terkait tentang apakah ada pelanggaran terkait personel tersebut. Ini juga nanti akan kami sampaikan karena masih kita berikan ruang bagi Bid Propam untuk melakukan pemeriksaan,โ€ ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/12).
Budi menjelaskan, Propam memeriksa petugas yang saat itu sedang bertugas menangani tersangka dan tahanan Mapolres Jaksel.
โ€œArtinya, orang yang pada saat dia melakukan tugas, itulah yang berhak untuk dilakukan pemeriksaan,โ€ tambahnya.

Kasus Penculikan-Pembunuhan Alvaro Kiano

Tampang Alex Iskandar (49), tersangka penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6). Foto: Dok. Istimewa
Kasus hilangnya Alvaro Kiano (6) akhirnya terungkap setelah 8 bulan tanpa kabar. Alvaro ditemukan tinggal kerangka di Kali Cirewed, Tenjo, Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/11). Pelakunya adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar, yang kemudian ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.
Namun, sehari setelah penemuan jasad Alvaro, Alex ditemukan tewas gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.
โ€œGantung diri dengan celana,โ€ kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo dalam konferensi pers, Senin (24/11).
Proses pencarian bagian tubuh Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Budi Hermanto sebelumnya juga menjelaskan bahwa Alex sempat meminta izin ke toilet pada Minggu pagi sebelum ditemukan tewas.
โ€œJadi, pada pukul 6 pagi hari Minggu, tersangka ini izin untuk ke toilet. Jadi seolah dia sudah buang air di celana,โ€ ujar Budi.
โ€œPertama, dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik. Karena tidak boleh menggunakan celana panjang. Karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti dengan celana panjang,โ€ lanjutnya.
Alex merupakan suami kedua ibu Alvaro. Mereka sempat tinggal di Tangerang sebelum sang ibu bekerja ke Malaysia. Menurut keterangan keluarga, hubungan Alex dan ibu Alvaro sempat memburuk. Sementara Alvaro selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya di Jakarta Selatan.
Polda Metro masih menunggu hasil pemeriksaan Propam untuk memastikan apakah ada dugaan pelanggaran dalam pengawasan terhadap Alex sebelum ia ditemukan tewas.
Trending Now