Ragam Arahan Prabowo di Hadapan Kepala Daerah se-Papua
17 Desember 2025 7:51 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
Ragam Arahan Prabowo di Hadapan Kepala Daerah se-Papua
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan ke kepala daerah se-Papua di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (16/12).kumparanNEWS

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan ke kepala daerah se-Papua di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (16/12). Ia menegaskan, pejabat daerah yang tak mampu bekerja dengan baik, copot saja.
Menurutnya, tiap kepala daerah harus mampu menjalankan tugasnya untuk kepentingan rakyat dan pembangunan.
"Karena itu pemerintah pusat bekerja keras, kita terus melakukan upaya-upaya penegakan hukum, mengusut segala penyelewengan," kata Prabowo.
Ia menyebut tak ragu untuk mencopot para kepala daerah dan pejabat tidak bekerja dengan baik. Apalagi, mereka-mereka yang melanggar hukum.
"Dan kita tak akan ragu-ragu mencopot, memecat, pejabat yang tidak mampu, tanpa pandang bulu, tanpa pilih-pilih partai mana, asal usul, ras mana, suku mana," kata dia.
Prabowo ke Kada Se-Papua: Tak Boleh Ada Bagian di Negara Kita yang Tertinggal
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan tidak boleh ada daerah di Indonesia yang tertinggal. Seluruh daerah akan diberikan perlakuan yang sama.
"Tidak boleh ada bagian dari negara kita yang tertinggal. Setiap daerah, setiap provinsi, setiap kabupaten, setiap kota harus kita bangun dan kita berikan segala yang diperlukan untuk transformasi bangsa kita," kata Prabowo saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-Papua dan KEPP-OKP di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/12).
Dalam arahannya, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak berhenti bekerja di tengah berbagai cobaan, termasuk bencana alam yang melanda sejumlah wilayah.
"Kita selalu ingat saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dan juga di tempat-tempat lain yang beberapa saat juga mengalami musibah. Kita berdoa mereka diberi kekuatan dan kita semua diberi petunjuk sehingga kita semua bahu membahu secara gotong royong bisa bersatu untuk segera mempercepat pemulihan keadaan di daerah-daerah tersebut," ujar dia.
Di Hadapan Kada Se-Papua, Prabowo Yakin Ekonomi RI Bisa Terbesar Ke-4 Dunia
Presiden Prabowo Subianto menyebut ekonomi Indonesia diakui berada di urutan ke-8 terbesar di dunia. Ia menyebut dalam 15-20 tahun ke depan, perekonomian Indonesia akan berada di peringkat ke-4 besar dunia.
"Kita sebagai bangsa hari ini ekonomi kita diakui ke-8 terbesar di dunia, diperkirakan dalam waktu 15-20 tahun lagi kita bisa mencapai negara ke-5 bahkan ke-4 terbesar di dunia ekonomi kita," kata Prabowo saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-Papua dan KEPP-OKP di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/12).
Prabowo mengungkapkan masalah Indonesia saat ini adalah pemerataan hingga pengelolaan manajemen kekayaan. Ia ingin sumber daya alam Indonesia diatur dengan pandai sehingga bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia.
"Masalahnya adalah pemerataan, masalahnya adalah pengelolaan, kita manajemen kita sebagai bangsa bahwa kita harus me-manage kekayaan kita dengan searif-arifnya, sepandai-pandainya, san sejujur-jujurnya," tutur dia.
"Sehingga sumber daya alam kita yang sangat besar bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Prabowo ke Kada Papua: Jangan Banyak Jalan-jalan ke Luar Negeri Pakai Dana Otsus
Pemerintah menganggarkan Rp 10 triliun untuk dana otonomi khusus (otsus) Papua pada 2026. Presiden Prabowo Subianto menegaskan, hal tersebut harus dimanfaatkan dengan baik untuk rakyat.
Hal itu disampaikan Prabowo kepada kepala daerah (kada) se-Papua di Istana Kepresidenan, Selasa (16/12).
"Saya minta gubernur betul-betul tanggung jawab, bupati dan gubernur jangan banyak jalan jalan ke luar negeri menggunakan dana otsus," kata Prabowo.
Kemudian, Prabowo bertanya secara langsung kepada para kepala daerah untuk berkomitmen akan hal tersebut.
"Bisa? Bisa ya?"
Para kepala daerah itu pun serempak menjawab:
"Bisa."
Terkait dana otsus ini, Prabowo pun juga memberikan tugas khusus kepada Mendagri Tito Karnavian.
"Ini sekarang ini rakyatmu sudah pintar-pintar, semua punya gadget. Nanti Mendagri awasi ya, jangan ada gubernur bupati terlalu lama di Jakarta," tutupnya.
Prabowo: Papua Indah, Raja Ampat Dikenal Dunia, Harus Dijaga
Presiden Prabowo Subianto menutup arahannya kepada kepala daerah se-Papua dengan mengingatkan kembali soal alamnya yang indah. Salah satunya yakni Raja Ampat yang kecantikannya dikenal dunia.
"Saya kira saudara-saudara secara garis besar itu saudara-saudara sekalian. Saya paham provinsi Saudara medannya adalah sebagian yang sangat sulit tapi saudara-saudara juga daerah saudara sangat potensial dan sangat indah sekarang pun," kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Selasa (16/12).
Ia pun menyebut salah satu potensi wisata alam di Papua yang mahsyur adalah Raja Ampat. Di sana terdapat Piyainemo, daerah dengan pantai biru dan pemandangan yang menakjubkan.
"Saya kira banyak tokoh-tokoh dunia mengerti dan mau berwisata di Papua, Raja Ampat saya kira sudah menjadi terkenal di dunia. Mana Bupati Raja Ampat?" ujar Presiden.
"Kita harus jaga ya Raja Ampat," sambungnya.
Secara spesifik, Prabowo menyebut, Raja Ampat harus juga dijaga dari tangan tangan kotor wisatawan. Tak cuma Raja Ampat, tapi juga kawasan wisata lain di Papua.
