Ratu Denmark Margrethe II Minta Maaf Usai Cabut Gelar Bangsawan Empat Cucunya

4 Oktober 2022 15:52 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratu Denmark Margrethe II Minta Maaf Usai Cabut Gelar Bangsawan Empat Cucunya
Ratu Denmark Margrethe II Minta Maaf Usai Cabut Gelar Bangsawan Empat Cucunya
kumparanNEWS
Ratu Denmark, Ratu Margrethe II. Foto: Britta Pedersen / POOL / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ratu Denmark, Ratu Margrethe II. Foto: Britta Pedersen / POOL / AFP
Ratu Denmark, Margrethe II, meminta maaf atas kebijakannya melucuti gelar kerajaan keempat cucunya pada Senin (2/10). Kendati demikian, Ratu Margrethe II tidak akan mengubah kebijakannya yang dinilai sebagai bentuk merampingkan anggota monarki.
"Gelar pangeran dan putri yang mereka pegang sampai sekarang akan dihentikan," kata Ratu Margrethe II, dikutip oleh BBC pada Rabu (28/9).
"Keturunan Pangeran Joachim dengan demikian harus disebut sebagai yang mulia di masa depan," tambahnya.
Pangeran Nikolai, Pangeran Felix, Pangeran Henrik, dan Putri Athena akan dicabut gelar kebangsawanannya per 1 Januari 2023. Tetapi, mereka masih masuk dalam urutan takhta Kerajaan Denmark.
Mereka akan dikenal sebagai 'Yang Mulia Count of Monpezat' dan 'Yang Mulia Countess of Monpezat'.
Ratu Denmark, Ratu Margrethe II. Foto: Britta Pedersen / POOL / AFP
Putra bungsu dari Ratu Margrethe II, Pangeran Joachim, merasa kecewa dengan perubahan tersebut. Begitu pun dengan putra Pangeran Joachim, Pangeran Nikolai, yang mengaku sangat sedih.
"Seluruh keluarga saya dan saya, tentu saja, sangat sedih. Kami, seperti yang orang tua saya juga telah menyatakan, terkejut dengan keputusan ini dan betapa cepatnya ini terjadi. Saya sangat bingung mengapa harus terjadi seperti ini." kata Pangeran Nikolai, dikutip oleh People, Minggu (2/10).
Nikolai dan Felix merupakan putra dari Pangeran Joachim dan istri pertamanya, Alexandra. Pangeran Joachim menikah kembali dengan Putri Marie pada 2008 dan dikaruniai Henrik dan Athena.
Keputusan pencabutan gelar kerajaan ini tidak berlaku untuk keempat anak Putra Mahkota Denmark, Frederik, sebagai pewaris takhta.
Putri Mary dan Pangeran Frederik dari Denmark dalam acara kenegaraan. Foto: ROBIN UTRECHT / POOL / AFP
Menanggapi kemarahan anggota keluarga kerajaan tersebut, Ratu Margrethe II meminta maaf karena dinilai meremehkan reaksi mereka.
"Tidak ada yang meragukan bahwa anak-anak, menantu dan cucu-cucu saya adalah sukacita dan kebanggaan besar saya. Saya sekarang berharap bahwa kami sebagai sebuah keluarga dapat menemukan kedamaian untuk menemukan jalan kita melalui situasi ini," katanya.
Dalam sebuah keterangan pers, keputusan Ratu Margrethe II ditujukan agar keempat cucunya dapat menciptakan masa depan mereka tanpa berafiliasi dengan Royal House of Denmark.
"Dengan keputusannya, Yang Mulia Ratu ingin menciptakan kerangka kerja bagi keempat cucunya untuk dapat membentuk kehidupan mereka sendiri ke tingkat yang jauh lebih besar tanpa dibatasi, dengan pertimbangan dan tugas khusus yang melibatkan afiliasi formal dengan Royal House of Denmark sebagai institusi." bunyi rilis pers Kerajaan Denmark.
"Keputusan ratu sejalan dengan penyesuaian serupa yang dilakukan oleh keluarga kerajaan lain dalam berbagai cara di beberapa tahun terakhir," pungkasnya
Ratu Margrethe II yang berusia 82 tahun tersebut kini didaulat sebagai ratu pemimpin terlama di Eropa setelah Ratu Elizabeth II meninggal dunia. Ia dipuji karena berhasil menyatukan dan memodernisasi monarki Denmark sejak kepemimpinannya.
Penulis: Thalitha Avifah Yuristiana.
Trending Now